Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ciptakan Suasana yang Kondusif, Polisi Siapkan Pengamanan saat Debat Publik Pilkada Kubar

M Ibrahim • Rabu, 16 Oktober 2024 | 09:51 WIB
SIAPKAN PENGAMANAN. Personel pengamanan Polres Kutai Barat berikan pengamanan maksimal acara debat publik pasangan calon bupati dan wakil Kutai Barat.
SIAPKAN PENGAMANAN. Personel pengamanan Polres Kutai Barat berikan pengamanan maksimal acara debat publik pasangan calon bupati dan wakil Kutai Barat.

KALTIMPOST.ID, Debat publik pertama untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang diadakan pada Senin malam (14/10) di Ballroom Hotel Mercure, Samarinda, tidak hanya menjadi ajang unjuk visi-misi calon, tetapi juga menyoroti pentingnya keamanan dalam proses demokrasi.

Dalam konteks ini, langkah-langkah pengamanan yang ketat menjadi sorotan utama.

Kapolres Kutai Barat, AKBP Kade Budiyarta, memimpin langsung pengamanan selama acara.

"Kami telah menyiapkan 32 personel dari Polres Kutai Barat, 10 personel dari Kodim 0912/KBR, dan 4 personel dari Satpol PP untuk menjaga keamanan selama debat berlangsung," kata Kapolres.

Penempatan sejumlah petugas ini merupakan bagian dari strategi untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi semua pihak yang terlibat.

Pengamanan yang diterapkan mencakup berbagai aspek, mulai pemeriksaan identitas peserta, pengaturan arus lalu lintas, hingga pengawasan ketat di sekitar lokasi debat.

Kompol Teguh Budi, Kabag Ops Polres Kutai Barat, menambahkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan penyelenggara untuk memastikan semua aspek keamanan terpenuhi.

"Kami tidak ingin ada potensi gangguan yang bisa merusak jalannya acara," tegasnya.

Kesiapan tim keamanan juga disambut baik oleh Ketua KPU Kutai Barat, Rintar Pasaribu.

Ia menekankan bahwa keberadaan pengamanan yang profesional sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada peserta debat dan masyarakat yang hadir.

"Debat ini adalah momen penting bagi calon untuk menjelaskan visi dan misi mereka. Kami ingin semua orang merasa nyaman dan fokus pada isi debat, bukan pada masalah keamanan," ujarnya.

Dengan pengamanan yang terencana, debat publik ini berfungsi sebagai platform untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada mendatang. Rintar juga mengajak warga untuk menggunakan hak suaranya dan tidak golput.

"Kami ingin Pilkada Kutai Barat menjadi yang paling aman, damai, dan berintegritas. Keberhasilan ini sangat tergantung pada kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat," tambahnya.

Debat ini dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk ketua Bawaslu dan komisioner dari berbagai tingkatan.

Dengan semua elemen yang terlibat, dari calon hingga pengamanan, acara ini menjadi contoh bagaimana sinergi dapat menciptakan suasana yang baik dalam proses demokrasi.

Editor : Hernawati
#pilkada kubar #Kapolres kutai barat #debat publik #suasana kondusif #polisi