KALTIMPOST.ID - Tak kunjung baiknya jalan trans Kalimantan yang merupakan salah satu akses dari Kutai Barat (Kubar) ke Samarinda membuat masyarakat mencari transportasi alternatif.
Selain menggunakan pesawat udara yang saat ini melayani penerbangan 5 kali seminggu, masyarakat juga banyak memilih menggunakan transportasi air menggunakan kapal maupun speed boat.
Kini speed boat rute Pelabuhan Melak - Pelabuhan Pasar Pagi laris manis. Setiap hari ada keberangkatan armada speed boat baik dari Melak maupun dari Samarinda.
"Saya memilih menggunakan speed boat. Bisa memangkas waktu. Hanya seitar 6 jam sudah sampai di Samarinda," ungkap Wanto yang ditemui di pelabuhan speed boat Melak, Minggu (3/11).
Bial jalan darat harus ditempuh lebih dari 9 jam. Kalau lewat rute alternatif tol akasia juga memakan waktu 7 hingga 8 jam.
"Selain itu beda guncangan moda transportasi air dengan darat," katanya.
Hal senada diungkap warga lainnya, Linda, yang memilih menggunakan speedboat karena alasan lebih cepat sampai.
Hanya bedanya dengan menggunakan moda transportasi air, setiba di pelabuhan penumpang harus menunggu jemputan atau pesan angkutan online. “Kalau moda transportasi darat bisa langsung diantar ke tempat tujuan," ungkapnya.
Selain itu menggunakan speed boat harga tiket relatif masih terjangkau.
Diketahui harga tiket speed boat mulai Rp 450 ribu hingga Rp 500 ribu, tergantung seat.
Untuk keberangkatan speed boat dari Melak ke Samarinda setiap harim demikian juga sebaliknya.
Layanan speed boat bertambah dengan adanya tambahan armada dari MV Express yang melayani rute Samarinda - Melak pada hari Minggu, Selasa dan Kamis.
Sedangkan untuk rute Melak- Samarinda, MV Express melayani pada hari Senin, Rabu, dan Jumat, MV Express tidak buka layanan pada Sabtu atau libur. (*)
Editor : Ismet Rifani