KALTIMPOST.ID,SENDAWAR - Entah setan apa yang merasukinya, sehingga seorang pria berinisial M, warga Kampung Muara Ohong, Kecamatan Jempang, Jumat (10/1) subuh nekat merampas kalung yang perempuan berinisial P, warga kampung Muara Ohong Kecamatan Jempang.
Akibatnya korban jatuh, shock dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia. Petinggi kampung Muara Ohong, Aliansyah membenarkan peristiwa tragis yang terjadi di kampungnya itu.
"Benar, terjadi peristiwa tersebut. Korban meninggal dunia saat perawatan medis," ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (12/1).
Berdasarkan pengakuan korban saat dibawa ke fasilitas medis, peristiwa itu berawal saat korban duduk di teras depan rumahnya. Tak lama melintas pelaku yang kemudian berusaha merebut kalung yang dipakai korban.
"Sempat terjadi tarik menarik, sehingga kalung emas panjang yang dipakai korban putus," ucapnya. Saat itu, korban P jatuh ke bawah jembatan titian. Pelaku kemudian meninggalkan korban. Belakangan korban kemudian ditemukan warga yang mendengar suara erangan kesakitan dari bawah jembatan .
"Saat dievakuasi korban masih bisa ditanya siapa pelakunya," kata petinggi tersebut. Saat mengetahui pelaku, petinggi bermusyawarah dengan keluarga korban, apakah akan melapor.
Keluarga korban memutuskan melaporkan, sehingga bersama staf dan Linmas mereka menjemput pelaku M. Mirisnya belakangan diketahui M merupakan salah satu staf adat Kampung Muara Ohong.
"Saat diamankan pelaku M tidak melakukan perlawana. Ia mengaku menyesal, khilaf sehingga nekat merampas kalung korban," tambahnya.
Tak lama berselang aparat kepolisian dari Polsek Jempang tiba pun untuk mengamankan pelaku M dan bukti.
Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Jempang, AKP Sunarto mengungkapkan saat ini peristiwa tersebut sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Kubar. (*)
Editor : Ismet Rifani