Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PT BISM Dituding Penyebab Jaringan Listrik Belum Terpasang di Sejumlah Kampung Kecamatan MMB, Ini Penjelasan PLN Kubar

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 7 Februari 2025 | 09:19 WIB

Komisi II DPRD Kutai Barat saat menemui perwakilan PT BISM beberapa waktu lalu.
Komisi II DPRD Kutai Barat saat menemui perwakilan PT BISM beberapa waktu lalu.
KALTIMPOST.ID, SENDAWAR-Sejumlah laporan masyarakat masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat yang menuding PT Bina Insan Sukses Mandiri (BISM) sebagai penyebab keterlambatan terpasangnya jaringan listrik di sejumlah kampung di kecamatan Mook Manar Bulatn (MMB).

Beberapa waktu lalu DPRD Kubar menurunkan tim yang dipimpin ketua komisi II untuk melakukan pengecekan terkait kebenaran laporan masyarakat tersebut.

Terkait isu tersebut PT PLN (Persero) ULP Melak melalui Manager PLN ULP Melak, Langgeng Asmara mengungkapkan tidak benar isu yang beredar sejauh ini aman saja untuk pemasangan tiang listrik dilokasi tersebut dan belum ada pihak pihak yang menghalangi terkait hal tersebut.

"Menurut roadmap yang saya dapat di tahun 2025 ini rencananya 3 kampung di kecamatan MMB akan teraliri listrik, tiga kampung tersebut yakni kampung Linggang Marinum, Kampung Abit dan Kampung Muara Kalaq," terang Langgeng Asmara, Jumat (7/2/2025).

Manager PLN ULP Melak melanjutkan direncanakan di tahun 2026 mendatang akan ada 15 kampung yang tersebar di wilayah Kutai Barat menjadi target teraliri listrik PLN.

Sedangkan 12 kampung lainnya direncanakan akan dialiri listrik tahun 2027. Sehingga diperkirakan di akhir tahun 2027, 30 kampung di kabupaten Kutai Barat yang belum teraliri listrik,akan sudah menikmati listrik PLN.

Terpisah PT BISM melalui wakil Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BISM Ladjo Pammula dan didampingi olah manager external PT BISM Jeffrey Nasution mengungkapkan, pihaknya menerima kedatangan Ketua Komisi II dan anggota DPRD Kubar yang berasal dari Dapil 2 untuk menindaklanjuti aduan masyarakat bahwa keterlambatan pemasangan jaringan PLN disebabkan oleh PT BISM.

"Isu tersebut tidak benar, namun berdasarkan informasi yang kami dapat belum terpasang jaringan PLN pada tahun 2024 tersebut lebih kepada masalah anggaran," ungkapnya.

Belum terpasang jaringan listrik PLN tidak hanya terjadi di kampung Linggang Marimun maupun Muara Kalaq akan tetapi termasuk 28 kampung lainnya di Kutai Barat yang belum tersentuh jaringan listrik PLN. (*)

Editor : Almasrifah
#jaringan listrik #kubar #jaringan pln #sendawar #Kutai Barat