KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Belintut, kembali beroperasi, Jumat (7/2/2025).
Kembalinya SPBU yang berlokasi di Jalan Sendawar Raya, Kampung Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok, membuka lagi pelayanan pastinya menguntungkan warga Kutai Barat (Kubar).
SPBU tersebut nyaris setahun ditutup karena kebakaran pada 30 Maret 2024. Akibat insiden tersebut, dua dispenser pengisian BBM terbakar dan menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.
Meski sudah dibuka, SPBU Belintut tidak lagi melayani penjualan BBM bersubsidi jenis Pertalite maupun Solar.
Dari pantauan Kaltim Post, ada empat nozzle yang tersedia di SPBU. Dua nozzle untuk Pertamax 92 dan sisanya, Dexlite serta Pertamina Dex.
Proses oengisian BBM berlangsung aman dan lancar. Tidak terlihat adanya antrean panjang kendaraan seperti sebelumnya saat masih melayani penjualan BBM bersubsidi. SPBU Belintut menjual BBM Pertamax 92 dengan harga Rp 13.200, Pertamina Dex Rp 15.150, dan Dexlite Rp 14.950.
"Jauh lebih baik dari sebelumnya, kita ngisi kendaraan tidak pakai antre, lebih cepat," ungkap salah satu konsumen, Agus.
Baca Juga: Polres Kutai Barat Berkomitmen Mendukung Program Ketahanan Pangan lewat Pendampingan
Dirinya berharap, kondisi seperti ini terus berlanjut. Warga tidak perlu mengatre panjang, apalagi kesulitan mendapatkan BBM karena stoknya terbatas.
"Semoga tetap seperti ini. Sebagai konsumen kami puas. Sebab, kalau beli di eceran harganya selangit," ucap Agus. (*)
Editor : Ery Supriyadi