KALTIMPOST.ID,SENDAWAR - Tim Gabungan Operasi Ketupat Mahakam tahun 2025 dirikan 12 Posko mudik disejumlah titik strategis di Kabupaten Kutai Barat dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran Idulfitri 1446 H,
Posko ini akan diisi personel dari berbagai instansi,diantaranya TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik Lebaran tahun 2025.
Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengungkapkan sudah mendirikan 12 posko mudik, terdiri dari 1 pos terpadu, 2 pos pelayanan, dan 9 pos pengamanan. "Pos terpadu utama didirikan di Pelabuhan Melak, Kecamatan Melak, yang menjadi pusat koordinasi seluruh kegiatan operasi," ungkapnya, Minggu (23/3/2025).
Ia melanjutkan untuk pos pelayanan berada di Bandara Melalan Sendawar dan Pelabuhan Tering, yang difokuskan untuk memberikan layanan informasi dan bantuan kepada pemudik. "Di pos pengamanan, tim gabungan menempatkannya di 9 lokasi strategis sepanjang jalur mudik, baik darat maupun sungai. Beberapa lokasi tersebut meliputi Barong Tongkok, Damai, Siluq Ngurai, Muara Pahu, serta titik-titik lain yang rawan terjadi kemacetan atau kecelakaan," ucapnya.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan Operasi Ketupat Mahakam 2025 melibatkan sekitar 300 personel dari berbagai instansi. Mereka akan bertugas selama 24 jam untuk memantau dan mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi selama arus mudik.
Selain pengamanan, posko mudik juga menyediakan berbagai layanan, seperti bantuan kesehatan, informasi perjalanan, hingga posko darurat untuk menangani kejadian tak terduga. Dinas Kesehatan juga menyiapkan tim medis dan ambulans siaga di beberapa posko untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan pemudik.
Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh personel telah disiapkan dan akan bekerja secara maksimal,harapannya masyarakat bisa manfaatkan posko-posko jika membutuhkan bantuan," pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki