Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ponpes Assalam Gelar Tablig Akbar dan Halal Bihalal, Ini Pesan Bupati Kubar dalam Momen Menyatukan

Sunardi Kaltim Post • Sabtu, 3 Mei 2025 | 10:18 WIB
KEBERSAMAAN: Jajaran Pemkab Kubar dan forkopimda dengan hadir di sela-sela gelaran tablig akbar serta halal bihalal di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.
KEBERSAMAAN: Jajaran Pemkab Kubar dan forkopimda dengan hadir di sela-sela gelaran tablig akbar serta halal bihalal di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR–Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning menggelar tablig akbar dan halal bihalal.

Kegiatan yang mengangkat tema Merajut Ukhuwah Menyatukan Hati Dalam Silahturahim, digelar di lapangan Ponpes Assalam Arya Kemuning, Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu ( 3/5).

Pimpinan Ponpes Assalam Arief Heri Setyawan mengungkapkan, tablig akbar diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, selawat Nabi Muhammad SAW, dongeng anak saleh, dan motivasi investasi akhirat serta bertutur kata dan perbuatan yang baik. 

"Sesuai tema tablig akbar dan halal bihalal, untuk menyatukan persaudaraan, hati untuk menjaga dan mempererat persaudaraan," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengatakan, dalam membangun tentu semua sependapat bahwa fondasi awal tidak hanya melulu berfokus pada pada aspek pembangunan fisik semata.

Namun, lebih dari pada itu, pelaku pembangunan dalam hal ini sumber daya manusia juga menjadi sangat penting.

Dalam hal ini adalah penguatan karakter masyarakat yang berbasis iman dan takwa. Kita semua adalah mitra dalam mewujudkan visi “Kutai Barat yang Semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat”.

"Untuk itu, sinergi antara pemerintah dan tokoh agama seperti alim ulama dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan berkeadilan menjadi kunci utama," ucapnya.

Pemerintah Kutai Barat terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan mental spiritual.

Mendapat amanah sebagai pemimpin, bupati menyadari bahwa pemerintah memerlukan adanya partisipasi aktif masyarakat. Perjuangan membangun masih sangat panjang.

"Sebagai awal yang baik dan penuh momentum, perkenan saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan, menjadikan agama sebagai landasan dalam setiap langkah pembangunan," tuntasnya. 

 

Editor : Dwi Restu A
#Pemkab Kubar #halal bihalal #pondok pesantren #tablig akbar