KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Sebanyak 45 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Kutai Barat resmi memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat).
Pembukaan ditandai upacara yang dipimpin Sekretaris Daerah Kutai Barat, Ayonius, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Senin (28/7).
Dalam sambutannya mewakili Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Ayonius menyampaikan apresiasi kepada panitia, pelatih, dan para calon Paskibraka yang telah melalui seleksi ketat.
“Kalian adalah putra-putri terbaik daerah ini, yang menunjukkan semangat dan dedikasi luar biasa untuk mengemban tugas mulia,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Paskibraka bukan sekadar tugas mengibarkan bendera, melainkan juga program kaderisasi calon pemimpin bangsa berkarakter Pancasila.
Melalui pelatihan, peserta diharapkan memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, solidaritas, serta kepemimpinan sesuai tema tahun ini: “Menumbuhkan Kedisiplinan, Solidaritas, dan Melatih Kepemimpinan Melalui Paskibraka.”
“Disiplin adalah fondasi utama meraih kesuksesan. Solidaritas mengajarkan kita saling mendukung di tengah perbedaan. Dan kepemimpinan melatih kalian menjadi teladan, bertanggung jawab, serta mampu membawa perubahan positif,” ujar Ayonius.
Baca Juga: Kiprah Kwik Kian Gie, Ekonom Tionghoa yang Memutuskan Pulang dari Belanda untuk Membangun Indonesia
Kepala Badan Kesbangpol Kutai Barat, Suwito, menambahkan Pusdiklat ini bertujuan menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan.
“Dengan jiwa Pancasila dan patriotisme, para calon Paskibraka diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang membanggakan,” katanya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko