Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkab Kubar Groundbreaking Pembangunan 800 Gerai Koperasi Merah Putih, Wabup Nanang: Jadi Simbol Kemandirian Ekonomi Daerah

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 17 Oktober 2025 | 18:16 WIB
PELETAKAN BATU PERTAMA: Wabup Kubar Nanang Adriani saat melakukan peletakan baru pertama gerai Koperasi Merah Putih.
PELETAKAN BATU PERTAMA: Wabup Kubar Nanang Adriani saat melakukan peletakan baru pertama gerai Koperasi Merah Putih.

SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui gerakan koperasi. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan 800 Gerai Koperasi Merah Putih (KDMP) oleh Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, di RT 7 Kampung Sumber Bangun, Kecamatan Sekolaq Darat, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini digelar secara virtual serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

Dalam sambutannya, Wabup Nanang menegaskan bahwa koperasi merupakan tulang punggung perekonomian rakyat dan wadah gotong royong yang memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

“Pembangunan 800 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus menggerakkan potensi lokal di seluruh wilayah Kutai Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, koperasi yang kuat akan membawa manfaat nyata hingga ke pelosok desa, tidak hanya di pusat-pusat kota. Pemerintah daerah, kata Nanang, berkomitmen untuk memberikan pendampingan, pelatihan manajemen, dan penguatan modal usaha, agar koperasi di Kutai Barat bisa berdaya saing dan berkelanjutan.

“KDMP ini diharapkan menjadi simbol kemandirian ekonomi rakyat serta wadah inovasi dan kontribusi nyata masyarakat desa dalam membangun daerah dan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kutai Barat, Oktarinus, menyampaikan bahwa KDMP telah tersebar di 190 kampung dan 4 kelurahan, dengan 119 koperasi sudah memiliki badan hukum.

Meski begitu, masih ada sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, seperti keterbatasan modal usaha, sumber daya manusia, tempat usaha, serta pengelolaan aset.

“Kendala-kendala tersebut masih menjadi fokus perhatian agar koperasi dapat berjalan optimal dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#Koperasi Merah Putih #Nanang Adriani #peletakan batu pertama