Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jalan Trans Kaltim–Kalteng di Bentian Besar Kutai Barat Masih Hancur, Warga Harap Pemerintah Segera Turun Tangan

Sunardi Kaltim Post • Kamis, 25 Desember 2025 | 18:29 WIB

AKSES UTAMA: Jalan Trans Kaltim–Kalteng merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari keperluan ekonomi hingga pelayanan sosial.
AKSES UTAMA: Jalan Trans Kaltim–Kalteng merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari keperluan ekonomi hingga pelayanan sosial.

SENDAWAR — Kerusakan parah Jalan Trans Kalimantan Timur–Kalimantan Tengah di kawasan Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat, hingga akhir 2025 belum juga tertangani. Warga setempat pun harus kembali menunda harapan memiliki akses jalan yang layak, meski jalur tersebut menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan berat. Permukaan jalan yang sebagian besar masih berupa tanah berubah licin saat hujan, dipenuhi lubang cukup dalam, serta kerap menyebabkan kendaraan terjebak dan amblas. Kondisi ini memperpanjang waktu tempuh dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama menjelang meningkatnya aktivitas warga pada periode Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Beri Rasa Aman dan Nyaman, Polres Kubar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah Natal

Seorang warga Bentian Besar, Kalvari, mengungkapkan bahwa jalan Trans Kaltim–Kalteng merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari keperluan ekonomi hingga pelayanan sosial.

“Sebagai warga yang setiap hari menggunakan jalan ini, kami sangat berharap segera ada perbaikan. Tapi sampai akhir 2025, kondisi jalan masih seperti ini,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).

Menurut Kalvari, kerusakan jalan diduga semakin parah akibat aktivitas kendaraan angkutan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang melintas dengan muatan berat, melebihi kapasitas jalan yang ada. Hal ini mempercepat kerusakan badan jalan yang belum memiliki konstruksi memadai.

“Kami berharap perusahaan bisa membuat jalan khusus sendiri, supaya tidak mengganggu jalan umum yang dipakai masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi: FKUB Kutai Barat Gelar Rapat Koordinasi Lintas Agama

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya. Kerusakan jalan dinilai tidak hanya menghambat mobilitas harian, tetapi juga berdampak langsung pada distribusi bahan pokok. Tak jarang, kendaraan logistik terpaksa berhenti dan menginap di tengah jalan karena terjebak di titik-titik rusak.

“Kalau hujan, mobil sering amblas. Barang kebutuhan jadi terlambat sampai, ini jelas merugikan masyarakat,” ungkap seorang warga.

Warga Bentian Besar berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera turun tangan menangani kerusakan jalan Trans Kaltim–Kalteng tersebut. Mereka meminta agar janji perbaikan yang selama ini disampaikan dapat segera direalisasikan, mengingat akses jalan tersebut memiliki peran strategis bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan provinsi.

Editor : Muhammad Ridhuan
#natal dan tahun baru #jalan trans Kalimantan #kalteng #kaltim #wilayah perbatasan