Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gandeng Indomaret, Bupati Frederick Edwin Targetkan Produk UMKM Kubar Bersaing Nasional

Sunardi Kaltim Post • Kamis, 29 Januari 2026 | 21:57 WIB

Pelatihan UMKM di gedung Aji Tulur Jejangkat.
Pelatihan UMKM di gedung Aji Tulur Jejangkat.

KALTIMPOST.ID-Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bekerja sama dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menggelar pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bertema Meningkatkan Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat itu dibuka langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, Kamis (29/1/2026).

Dalam sambutannya, Frederick Edwin menyampaikan bahwa saat ini banyak produk pangan UMKM yang telah dipasarkan melalui rumah makan, warung, toko, hingga minimarket. Namun, di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, kemasan produk memegang peranan sangat penting.

Kemasan, menurut dia, tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga sebagai identitas, sarana branding, serta penentu tingkat kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan keamanan produk.

Baca Juga: Harapan Baru Korban Longsor Muara Bunyut, Kini Miliki Rumah Layak dari Pemkab Kubar

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak produk UMKM yang belum dikemas dengan baik dan sesuai standar,” ucapnya.

Karena itu, pelatihan ini dinilai relevan dan strategis dalam upaya meningkatkan kualitas, keamanan produk, serta mendorong inovasi UMKM agar mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Bupati Kubar menyambut baik dukungan Indomaret sebagai jaringan minimarket waralaba terbesar di Indonesia yang berkomitmen mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Kutai Barat melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

“Kemitraan ini diharapkan menjadi jembatan bagi produk-produk lokal agar dapat menembus pasar modern,” tegasnya.

Baca Juga: Tanggap Darurat Longsor Benggeris, PT ITM Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Ia menambahkan, kegiatan tersebut patut diapresiasi karena merupakan wujud nyata dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui peningkatan pengetahuan dan kapasitas pelaku usaha agar lebih kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Selain itu, pelatihan diharapkan mampu membekali pelaku usaha dengan pengetahuan teknis terkait packaging dan perlindungan produk, sehingga produk UMKM dapat memenuhi standar pasar modern sekaligus meningkatkan volume penjualan.

Menurut Frederick, manfaat dari kegiatan ini cukup besar, antara lain meningkatkan nilai jual dan daya saing produk, memberikan perlindungan yang lebih baik selama proses distribusi dan penyimpanan, serta mendorong UMKM beralih dari pengemasan tradisional menuju standar industri yang lebih higienis dan berkualitas.

“Inovasi dalam kemasan merupakan salah satu kunci agar usaha lokal dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif,” tandasnya.

Baca Juga: Lawan Kejari PPU, Pengacara Eks Direktur BUMDes Sepaku: Kerugian Negara Belum Ada!

Melalui pelatihan ini, bupati berharap produk-produk UMKM Kutai Barat ke depan dapat dikemas sesuai standar yang berlaku, memiliki desain yang rapi dan menarik, serta mampu meningkatkan kualitas dan daya saing di pasaran.

Lebih dari itu, ia juga berharap terjalin kemitraan yang berkelanjutan antara UMKM dan Indomaret, sehingga produk lokal Kutai Barat dapat hadir dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber Dr. Miftakhur Rohmah dari Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman serta Development Manager PT Indomarco Prismatama, Riyanto. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#indomaret #pelatihan umkm #Aji Tulur Jejangkat #Bupati Kutai Barat Frederick Edwin