KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Program Pembinaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) terus digalakkan di Kecamatan Linggang Bigung. Program ini menjadi fokus Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KB&P3A) Kutai Barat bekerja sama dengan pemerintah kecamatan.
Camat Linggang Bigung, Kristian, mengatakan program GENTING ditujukan untuk menurunkan angka stunting dengan fokus pada keluarga berisiko stunting (KRS), termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Program ini memberikan dukungan komprehensif pada periode 1.000 hari pertama kehidupan anak, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting,” jelas Kristian, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: Lonjakan Sejarah: Janice Tjen Jadi Petenis Putri IndonesiaTerbaik Abad Ini
Pemerintah kecamatan bekerja sama dengan DP2KB&P3A, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), puskesmas, pemerintah kampung, serta kader TPK. Selain itu, kemitraan dibangun dengan tokoh masyarakat, stakeholder, sektor swasta, organisasi masyarakat, dan Tim Penggerak PKK kecamatan dan kampung.
GENTING, singkatan dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, merupakan program gotong royong yang diinisiasi BKKBN. Program ini mempercepat penurunan angka stunting melalui bantuan nutrisi dan non-nutrisi, seperti perbaikan jamban, akses air bersih, dan rumah layak huni.
Bantuan diberikan oleh “Orang Tua Asuh” berupa individu, komunitas, atau pihak lain kepada keluarga berisiko stunting. Program ini fokus pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia dini (0–59 bulan) untuk mewujudkan generasi sehat. (*)
Editor : Ery Supriyadi