SENDAWAR — Program Gentengnisasi Nasional, yakni penggantian atap seng dengan genteng yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut yang disampaikan dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) 2026.
Menurut Frederick, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong penataan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata.
Baca Juga: Cegah Kecelakaan, Satlantas Kubar Periksa Kelaikan Kendaraan Travel
“Gerakan nasional ini menekankan penggunaan bahan lokal serta dukungan koperasi untuk mempercepat transisi atap rumah di seluruh Indonesia,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, program yang diluncurkan pada awal 2026 itu merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Melalui program ini, pemerintah mendorong penggantian atap seng yang dinilai panas dan mudah berkarat dengan genteng, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, guna menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sedap dipandang.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan Koperasi Merah Putih yang akan didukung dengan pembangunan pabrik genteng lokal berbahan campuran tanah. Selain memperbaiki kualitas hunian, langkah ini juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian daerah.
Pemerintah menargetkan, dalam dua hingga tiga tahun ke depan, pemandangan atap seng berkarat dapat berangsur hilang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Editor : Muhammad Ridhuan