KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) membawa produk unggulan ke ajang pameran kerajinan terbesar se-Asia Tenggara, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026. Kegiatan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 4–8 Februari 2026.
Produk andalan Kubar yang dibawa antara lain anyaman rotan, baik yang masih original maupun dikombinasikan dengan bahan lain, seperti kulit. Produk tersebut diwujudkan dalam bentuk tas, dompet, topi, dan aksesori lainnya.
Ketua Deskranasda Kubar, Maria Christina Mozes Edwin, menyampaikan bahwa produk anyaman rotan dikembangkan agar lebih stylish dan sesuai tren pasar, sekaligus memperkenalkan kerajinan lokal ke pasar nasional dan internasional.
Baca Juga: THE PAPAH Touring Santui Nikmati Keindahan Pantai Muara Badak dengan Rute yang Nyaman
“Selain itu, kami menampilkan batik tulis dan batik cap dengan motif khas Kubar. Batik ini dihasilkan dari pelatihan kerjasama PT. BEK dan Deskranasda. Ini pertama kalinya Kubar membawa batik produksi sendiri,” ujar Maria Christina, Jumat (6/2/2026).
Tidak hanya anyaman dan batik, Deskranasda juga menampilkan wastra tradisional Kutai Barat, seperti tenunan Ulap Doyo, Badong Tancep, dan Sulam Tumpar. Produk ditampilkan dalam bentuk kain tenun maupun baju siap pakai (ready to wear).
INACRAFT 2026 mengangkat tema “From Smart Village to Global Market”, menempatkan peran womenpreneurs sebagai penggerak utama industri kreatif.
Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, didampingi Istri Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming Raka, bersama sejumlah menteri dan tokoh nasional. Pembukaan ditandai prosesi simbolis menumbuk lesung di Plenary Hall JICC, Rabu (4/2/2026). (*)
Editor : Ery Supriyadi