Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Proyek Jalan Nasional di Kutai Barat Berlanjut, Pekerjaan Dimulai dari Bundaran Jam Thomas Didik

Sunardi Kaltim Post • Minggu, 22 Februari 2026 | 19:25 WIB

BATCHING PLANT: Pembangunan Batching Plant untuk menunjang pekerjaan utama preservasi jalan nasional di Kubar.
BATCHING PLANT: Pembangunan Batching Plant untuk menunjang pekerjaan utama preservasi jalan nasional di Kubar.

SENDAWAR — Pekerjaan preservasi ruas jalan nasional Sp Belusuh–Sp Damai–Mentiwan di Kabupaten Kutai Barat terus berlanjut. Kontraktor pelaksana, PT Brahmakerta Adiwira, berencana memulai pekerjaan utama dari kawasan Bundaran Jam Thomas Didik di Kecamatan Melak.

Perwakilan kontraktor, Riyanto, mengatakan pekerjaan utama berupa semenisasi akan dilakukan pada ruas jalan dua jalur yang berada di sekitar bundaran tersebut.

“Pekerjaan utama nanti dimulai dari ruas dua jalur dekat Bundaran Jam Thomas Didik,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Baca Juga: BKAD Kutai Barat Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKPD dan SP2D Online

Setelah tahap awal tersebut, pengerjaan akan dilanjutkan menuju arah Kecamatan Sekolaq Darat. Selain itu, preservasi juga akan difokuskan pada sejumlah titik dengan kondisi kerusakan cukup parah, salah satunya di kawasan Gunung Tabai, Kampung Sri Mulyo.

Untuk mendukung pelaksanaan proyek, kontraktor saat ini tengah membangun fasilitas produksi material berupa batching plant serta Asphalt Mixing Plant (AMP). Fasilitas tersebut dibangun di base camp yang berada di wilayah Pegalaq, Kampung Keay, Kecamatan Damai.

Pembangunan sarana tersebut ditargetkan rampung setelah Hari Raya Idulfitri. Sambil menunggu fasilitas siap digunakan, kontraktor tetap melakukan pekerjaan konstruksi awal serta pemeliharaan pada ruas jalan nasional tersebut.

Baca Juga: Satlantas Polres Kubar Apresiasi Peran Ojol dan Masyarakat Sampaikan Informasi Laka Lantas

Dalam pelaksanaannya, proyek preservasi jalan Sp Belusuh–Sp Damai–Mentiwan turut diawasi oleh konsultan pengawas independen. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis yang ditetapkan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.

Konsultan pengawas bertanggung jawab mengendalikan proses konstruksi sekaligus memastikan mutu pekerjaan tetap terjaga. Seluruh pengawasan dilakukan di bawah koordinasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Perbaikan ruas jalan Sp Belusuh–Sendawar sendiri dilaksanakan melalui skema kontrak tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC) 2025–2027 yang bertujuan meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan nasional di wilayah Kutai Barat.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Batching Plant #Kutai Barat #jalan nasional