KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Peservasi ruas jalan Sp Belusuh-Sp Damai-Mentiwan di Kutai Barat terus dikerjakan. Saat ini kontraktor melakukan pekerjaan penghamparan lapis pondasi agregat (LPA) grade A di sejumlah titik.
"Kami di lapangan melakukan penghamparan LPA kelas A di sejumlah titik, diantaranya kawasan Bundaran Jam Thomas-Didik, kawasan Epo di Kampung Keay, untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan utama," ungkap perwakilan kontraktor, Riyanto, Kamis (26/2).
Lanjutnya, kontraktor pelaksana PT Brahmakerta Adiwira saat ini tengah merampungkan pembangunan sarana dan prasarana pendukung berupa asphalt mixing plan (AMP) dan batching plan serta kantor dan mess karyawan.
"Kontraktor melakukan pekerjaan permulaan, pemeliharaan jalan berupa pembersihan kiri kanan jalan dan penimbunan di sejumlah titik," ucapnya.
Sementara itu, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, dalam kegiatan tersebut melibatkan konsultan pengawas independen.
"Untuk menjamin mutu dan spesifikasi teknis pada proyek jalan nasional di Kutai Barat senilai Rp 196 miliar," ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kaltim Andi M Rully.
Ia menambahkan konsultan bertugas mengendalikan seluruh tahapan pekerjaan konstruksi dan bertanggung jawab langsung kepada PPK dan pengawasan untuk memastikan hasil pembangunan berkualitas.
Konsultan juga bertugas melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh tahapan konstruksi agar sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan. (*)
Editor : Duito Susanto