KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Setahun kepemimpinan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dan Wakil Bupati Nanang Adriani, pemerintah daerah mulai merealisasikan berbagai program pembangunan di wilayah kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencatat sebanyak 53 kegiatan pembangunan dilaksanakan di Kecamatan Mook Manaar Bulatn sepanjang Tahun Anggaran 2025.
Total anggaran yang dikucurkan untuk puluhan kegiatan tersebut mencapai Rp55.235.934.320.
Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kecamatan dan kampung, termasuk wilayah pedalaman.
Baca Juga: Ketika Konflik Global Mengusik Emosi Publik
“Program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kecamatan dan kampung, termasuk daerah pedalaman,” tegas Nanang, Jumat (6/3/2026).
Dari total anggaran tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana umum yang mencapai Rp40,75 miliar.
Selain itu, pemerintah daerah juga menganggarkan Rp12,26 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.
“Anggaran juga dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana jalan tani serta sektor perikanan sebesar Rp1,02 miliar,” jelasnya.
Di bidang kesehatan, pemerintah daerah melakukan rehabilitasi berat Pustu Muara Jawaq dan Pustu Linggang Marimun dengan nilai anggaran Rp1,1 miliar.
Tidak hanya itu, dukungan juga diberikan pada sektor pariwisata melalui penyelenggaraan Festival Danau Kelumpang dengan anggaran Rp250 juta.
Nanang menegaskan, realisasi berbagai program tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Realisasi pembangunan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata,” tandasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi