SENDAWAR - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kutai Barat (Kubar), pekerjaan preservasi jalan dan jembatan ruas Muara Muntai-Nayan-Sp Belusuh terus berprogres. Sampai hari ini, kontraktor pelaksana PT Trimurti Perkasa masuk tahap pelaksanaan pengecoran.
Material beton untuk mendukung pelaksanaan proyek diproduksi sendiri oleh kontraktor melalui batching plant yang berada di Jalan Poros Petung, Kecamatan Bongan.
"Pekerjaan perkerasan beton semen merupakan bagian dari tahapan pekerjaan rekonstruksi jalan. Di mana pada paket pekerjaan preservasi jalan dan jembatan ruas Muara Muntai-Nayan-Blusuh pada tahun anggaran 2026 mempunyai target penanganan rekonstruksi jalan sepanjang 4,20 kilometer," jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Novi Ari Nugroho pada Rabu (11/3/2026)
Dalam pelaksanaan pekerjaan, lanjut dia, paket pekerjaan ini turut dipantau konsultan pengawas independent PT Widyadaya Bandaran KSO. "Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis mutu yang ditetapkan," ucapnya.
Konsultan pengawas bertanggung jawab mengendalikan proses konstruksi. Baik dari kuantitas volume pekerjaan sekaligus memastikan mutu pekerjaan dan tetap terjaga. Seluruh pengawasan dilakukan di bawah koordinasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Selain pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi jalan, prioritas penanganan lubang juga menjadi salah satu pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Sehingga ruas jalan dapat fungsional untuk akses pengguna jalan.
Perbaikan jalan melalui penanganan lubang akan terus dilakukan secara berkala. Masyarakat diimbau untuk bersabar, tetap berhati-hati, dan mematuhi rambu lalu lintas selama proses pekerjaan berlangsung.
BBPJN Kaltim berharap pengguna jalan juga mematuhi imbauan dari pemkab tentang pembatasan muatan dan operasional angkutan barang. Utamanya untuk kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Sehingga jalan tidak mudah rusak dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. (ard/kri)
Editor : Sukri Sikki