KALTIMPOST.ID-Polres Kutai Barat (Kubar) menyiapkan 12 pos pengamanan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang digelar selama periode mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Operasi tersebut berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan pos pengamanan tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
Sebanyak 12 pos pengamanan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan strategis di wilayah Kubar.
Di antaranya berada di Kecamatan Barong Tongkok tepatnya di Kelurahan Simpang Raya, Muara Lawa, Bentian Besar, Siluq Ngurai, Jempang, Bongan, Muara Pahu, Penyinggahan, serta Kecamatan Damai.
Menurutnya, Operasi Ketupat Mahakam merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode meningkatnya mobilitas warga.
“Operasi ini menjadi bentuk komitmen dan sinergi lintas sektor untuk menjamin keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa mudik hingga perayaan Idulfitri,” ujar Boney, Senin (16/3).
Dalam pelaksanaannya, aparat akan memfokuskan pengamanan di sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Di antaranya jalur mudik, pusat keramaian, rumah ibadah, objek wisata, terminal, pelabuhan, hingga bandara.
Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Beberapa potensi gangguan yang menjadi perhatian antara lain kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, serta berbagai bentuk gangguan ketertiban lainnya yang kerap muncul selama momentum Lebaran.
Selain pengamanan, personel juga diminta aktif melakukan patroli serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026 ini, Polres Kubar berharap seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (rd)
SUNARDI
Editor : Romdani.