Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Begini Gebrakan Ekonomi Karang Taruna Kecamatan Damai di Kubar Melalui Workshop Pemuda

Sunardi Kaltim Post • Kamis, 26 Maret 2026 | 12:08 WIB

WORKSHOP: Puluhan pemuda se-Kecamatan Damai di Kabupaten Kutai Barat, mengikuti pelatihan kewirausahaan dan UMKM kreatif yang bisa menarik banyak minat.
WORKSHOP: Puluhan pemuda se-Kecamatan Damai di Kabupaten Kutai Barat, mengikuti pelatihan kewirausahaan dan UMKM kreatif yang bisa menarik banyak minat.

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR–Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi generasi muda, Pengurus Karang Taruna Kecamatan Damai menggelar Workshop Kewirausahaan Pemuda dan UMKM Kreatif. Kegiatan yang disambut penuh antusiasme ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Petinggi Kampung Keay, Kecamatan Damai, pada Kamis (26/3/2026).

Acara ini menghadirkan perwakilan pemuda Karang Taruna dari 17 kampung di wilayah Kecamatan Damai.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Damai, Syimransyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memacu semangat kewirausahaan pemuda melalui koperasi dan UMKM kreatif.

"Kami berharap pemuda dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kampung masing-masing," ujarnya.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari narasumber dan mengimplementasikannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kutai Barat, Tobi Rikardo, menegaskan bahwa Karang Taruna telah diatur dalam Undang-Undang Desa sebagai lembaga yang menangani urusan sosial dan kepemudaan.

"Oleh karena itu, Karang Taruna memiliki hak untuk mendapatkan alokasi anggaran dari Dana Desa. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pemberdayaan pemuda dan pembangunan desa melalui program pelatihan keterampilan, kewirausahaan, kegiatan sosial-budaya, serta operasional organisasi," tegas Tobi.

Namun, ia mengingatkan bahwa pengelolaan dana tersebut tidaklah mudah. Karang Taruna harus memahami administrasi yang benar agar laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. Itulah sebabnya, pengurus kabupaten terus mendorong Karang Taruna di tingkat kampung agar lebih melek administrasi.

Tobi pun menyambut positif lokakarya ini. Menurutnya, workshop tersebut bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk membekali pemuda dengan keterampilan praktis. Tujuannya adalah mengubah pola pikir pemuda agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja.

"Kami ingin pemuda di Kecamatan Damai menjadi motor penggerak ekonomi, bukan sekadar penonton. Melalui UMKM kreatif, potensi lokal kampung kita bisa dikenal lebih luas," tutupnya.

Senada dengan hal itu, Petinggi Kampung Keay selaku tuan rumah, Martinus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Karang Taruna Kecamatan Damai.

"Pemerintah kampung berharap kegiatan hari ini memberikan manfaat besar bagi pengembangan UMKM kreatif. Semoga ini menjadi titik awal bagi pemuda untuk bersaing di dunia wirausaha," ucap Martinus.

Kasi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Damai, Severa Ernesta, menambahkan bahwa tema kewirausahaan pemuda dan UMKM kreatif ini merupakan hasil diskusi bersama antara pihak kecamatan, Karang Taruna, dan Dinas Sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru dari tangan kreatif pemuda yang dapat memperkuat struktur ekonomi di tingkat kampung maupun kecamatan. (*)

Editor : Dwi Restu A
#pelatihan #karang taruna #pemuda #workshop #Kecamatan Damai Kubar