SENDAWAR - Langit di atas Kecamatan Bentian Besar mungkin mulai menjernih, namun sisa-sisa luapan Sungai Lawa masih meninggalkan jejak di beberapa titik ruas jalan kampung. Debit air yang sempat naik signifikan dalam beberapa hari terakhir memaksa warga beraktivitas di tengah kepungan banjir.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Barat bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke titik-titik terdampak, salah satunya di Kampung Dilang Puti.
Di tengah genangan yang masih meredam sejumlah akses jalan darat, kebutuhan akan sarana transportasi air menjadi sangat krusial. Kepala BPBD Kubar, Yudianto Rihartono mengatakan sebagai wujud tanggap bencana BPBD Kubar meminjamkan satu unit perahu karet kepada masyarakat Kampung Dilang Puti.
Baca Juga: Bekali Calon Jamaah, Wabup Kubar Buka Manasik Haji Terintegrasi 2026
Perahu karet diterima langsung oleh Ketua RT 01 Kampung Dilang Putih, Supardi. "Peminjaman perahu karet ini kami serahkan untuk mendukung mobilitas warga. Kami ingin memastikan aktivitas esensial tetap bisa berjalan meski kondisi air masih merendam beberapa titik," ujar Yudi, Kamis (9/4/2026).
Meski beberapa ruas jalan masih terendam, kabar baik mulai menyelimuti wilayah hilir. Berdasarkan pemantauan intensif yang dilakukan petugas gabungan di lapangan, debit air dilaporkan telah mengalami penurunan.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi Dalam, Asing Lepas Saham Rp 23,34 Triliun
Debet air mengalami penurunan sekitar 50 cm dari titik puncak banjir, beberapa hari terakhir. Pemantauan berkala tetap dilakukan oleh tim reaksi cepat. Saat ini aktivitas warga terpantau aman dan kondusif. (*)
Editor : Sukri Sikki