Pemkab Kubar Buka Ruang Dialog, DPD TBBR Sampaikan Isu Sosial dan Adat

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 13:51 WIB
DENGAR PENDAPAT: Audiensi Pemkab Kubar dengan DPD TBBR, setelah menggelar aksi damai depan kantor bupati Kutai Barat.
DENGAR PENDAPAT: Audiensi Pemkab Kubar dengan DPD TBBR, setelah menggelar aksi damai depan kantor bupati Kutai Barat.

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menunjukkan komitmennya dalam menjalin komunikasi dua arah bersama elemen masyarakat. Senin (13/4/2026), bertempat di Ruang Rapat Diklat Sekretariat Daerah, pemerintah daerah memfasilitasi audiensi penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (DPD TBBR).

​Pertemuan ini dipimpin Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat Kamius Junaidi. Dalam arahannya Pj Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat selalu membuka pintu bagi setiap aspirasi yang ingin disampaikan secara langsung.

Menurutnya, forum seperti ini adalah instrumen penting untuk menjaga keharmonisan antara pemerintah dan warga.

Baca Juga: Jamin Pasokan Energi, Pemkab Kutai Barat Gelar Sidak ke Sejumlah SPBU  

​“Kami menyambut baik penyampaian aspirasi ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendengarkan, menampung, dan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan secara konstruktif, dengan bersama-sama menjaga kondusifitas dan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Kamius.

Sementara itu Perwakilan DPD TBBR, Kincan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah poin krusial yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, terutama terkait isu-isu sosial dan pelestarian adat di wilayah Kutai Barat.

Pihaknya berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap poin-poin yang telah dipaparkan dalam audiensi tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.

​Audiensi berjalan tertib dan kondusif, berkat pengawalan dari unsur Polres Kutai Barat dan Kodim 0912/KBR, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat tertib. Suasana dialogis yang produktif tercipta tanpa adanya gesekan, mencerminkan kematangan demokrasi di "Bumi Tanaa Purai Ngeriman".

Baca Juga: Bupati Pertama Kutai Barat Wafat, Tugu Enggang Disiapkan

​Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan semakin kokoh. Dengan komunikasi yang terbuka dan damai, setiap tantangan serta permasalahan di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan secara berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Kutai Barat.

Dalam audiensi turut dihadiri oleh jajaran pejabat strategis, di antaranya, Novandel (Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Kesra), ​Mobilala (Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum), ​Adrianus Joni (Kabag Hukum), ​Kompol E Teguh Budi (Kabag Ops Polres Kutai Barat),​Perwakilan Kodim 0912/Kbr, Ketua Presidium Dewan Adat. (*)

Editor : Duito Susanto
Pemkab Kubar serap aspirasi polres kubar Kutai Barat Pelestarian Adat