KALTIMPOST.ID-Pemkab Kutai Barat (Kubar) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus mendorong partisipasi pelajar dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kecamatan Melak, Senin (13/4), sekaligus menutup rangkaian kegiatan serupa di 16 kecamatan.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 300 pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Sendawar, di antaranya SMA 1 Sendawar, SMK 1 Sendawar, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sendawar.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk terlibat dalam proses seleksi Paskibraka.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Keagamaan Bakesbangpol Kubar Ramadan menjelaskan sosialisasi itu menyasar pelajar kelas X SMA/sederajat.
Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kuota peserta, tetapi juga peningkatan kualitas calon anggota.
“Kami ingin pelajar tidak hanya sekadar mendaftar, tetapi juga mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu bersaing, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Paskibraka dinilai sebagai salah satu wadah pembinaan karakter yang efektif bagi pelajar.
Dengan berakhirnya rangkaian sosialisasi, Bakesbangpol Kutai Barat secara resmi membuka pendaftaran Paskibraka 2026 secara daring.
Langkah itu diambil untuk memperluas akses bagi pelajar di seluruh wilayah, mengingat kondisi geografis Kubar yang cukup luas.
“Pendaftaran dilakukan secara online agar lebih mudah diakses. Kami mendorong pelajar segera melengkapi berkas administrasi dan mulai mempersiapkan kondisi fisik serta mental,” jelasnya.
Baca Juga: Aksi Pencurian Resahkan Warga Simpang Raya Kubar, Terekam CCTV Pria Misterius Beraksi Dini Hari
Tahapan seleksi selanjutnya akan mencakup berbagai aspek, mulai administrasi, kesehatan, kemampuan fisik, hingga wawasan kebangsaan.
Proses itu dirancang untuk menjaring peserta terbaik yang nantinya akan bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.
Pemkab Kubar berharap melalui program ini dapat lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme yang kuat.
Peran sebagai Paskibraka dinilai bukan sekadar tugas seremonial, melainkan simbol kepercayaan dan tanggung jawab dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Dengan meningkatnya minat dan kualitas peserta setiap tahun, diharapkan Kutai Barat mampu mencetak anggota Paskibraka yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi, sekaligus menjadi teladan bagi pelajar lainnya di daerah. (rd)
Editor : Romdani.