SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mendorong gerakan penghijauan melalui pemanfaatan lahan kosong dengan tanaman buah lokal. Imbauan ini tertuang dalam surat edaran yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kampung.
Langkah tersebut tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan ekosistem serta mengurangi dampak pemanasan global.
Baca Juga: Budayakan Hidup Sehat, KORMI Kubar Ajak Warga Goyang Alun-Alun ITHO dalam Sabtu Sehat
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kubar, Erik Victory, menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah kampung dalam merealisasikan kebijakan tersebut.
“Kami meminta para petinggi kampung segera menindaklanjuti edaran ini. Hasil pelaksanaannya harus dilaporkan secara berjenjang,” ujarnya.
Dalam edaran tersebut, pemerintah kampung diminta memasang plang imbauan di titik strategis sebagai pengingat kepada masyarakat untuk menanam buah lokal sekaligus menjaga kelestarian satwa endemik.
Baca Juga: Kutai Barat Sabet Gelar TP2DD Terbaik 1 se-Kaltimtara, Buktikan Dominasi Digitalisasi Daerah
Selain itu, aparat kampung juga ditugaskan memberikan edukasi kepada warga terkait manfaat penghijauan. Tidak hanya sebagai peneduh dan penyerap polusi, tanaman buah lokal juga berperan dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Pemerintah kecamatan turut diminta memperkuat pembinaan agar instruksi tersebut berjalan efektif di lapangan. Camat bertanggung jawab memastikan setiap kampung melaksanakan program tersebut secara nyata.
Gerakan ini juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Selain menjaga lingkungan, penanaman buah lokal diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
Dengan langkah ini, Pemkab Kutai Barat berharap setiap lahan kosong dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan di daerah.
Editor : Muhammad Ridhuan