Genjot Konektivitas Kutai Barat, Proyek Preservasi Jalan Muara Muntai – Blusuh Terus Dikebut

Ismet Rifani • Dipublikasikan Kamis, 16 April 2026 | 17:16 WIB
Pengecoran jalan di ruas Muara Muntai - Belusuh
Pengecoran jalan di ruas Muara Muntai - Belusuh

SENDAWAR – Upaya pemerintah dalam memperkuat urat nadi perekonomian di Kalimantan Timur terus menunjukkan tren positif. Saat ini, proyek Preservasi Jalan dan Jembatan pada ruas Muara Muntai – Nayan – Sp Blusuh di Kabupaten Kutai Barat tengah memasuki fase krusial dengan progres yang signifikan. 

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) melalui kontraktor pelaksana PT Trimurti Perkasa terpantau terus melakukan akselerasi pada tahap pengecoran perkerasan beton semen (rigid pavement).

Guna menjamin efisiensi dan kualitas material, kontraktor mengoperasikan batching plant mandiri yang berlokasi di Jalan Poros Petung, Kecamatan Bongan.

​Seluruh proses produksi hingga penghamparan beton di lapangan dipastikan berjalan sesuai dengan koridor spesifikasi teknis yang ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap jengkal jalan yang dibangun memiliki daya tahan tinggi terhadap beban kendaraan dan kondisi cuaca.

​Kualitas pengerjaan proyek ini tidak dibiarkan tanpa pengawalan. Di bawah koordinasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.7, Novi Ari Nugroho, tim pengawas dari Balai BBPJN, Kaltim bersinergi dengan konsultan pengawas independen.

​"Kehadiran pengawas di lapangan adalah kunci untuk memastikan kendali mutu, waktu, dan biaya berjalan beriringan. Kami ingin hasil akhir rigid beton ini awet dan bertahan sesuai umur layan yang direncanakan," tegas Novi Ari Nugroho kepada kaltimpost.id, Kamis (16/5/2026).

​Proyek ini merupakan bentuk nyata komitmen BBPJN Kalimantan Timur dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Dengan kondisi jalan yang mantap, diharapkan mobilitas barang dan jasa di kawasan Kutai Barat dan sekitarnya akan semakin lancar, yang pada akhirnya memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

​Mengingat adanya aktivitas alat berat dan pengerjaan beton di sepanjang ruas jalan tersebut, masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk, tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area proyek. ​Mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan, dan ​menyesuaikan kecepatan kendaraan demi keselamatan bersama. 

​Pemerintah optimistis, dengan kerja sama yang baik antara kontraktor, pengawas, dan dukungan masyarakat, jalur Muara Muntai – Sp Blusuh akan segera memberikan manfaat maksimal bagi konektivitas di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. (*)

 

 

Editor : Ismet Rifani
Jalan Muara Muntai – Blusuh PT Trimurti Perkasa pengecoran jalan