Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

209 Warga Kubar Ikuti Operasi Katarak Gratis, Harapan Baru untuk Penglihatan

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 24 April 2026 | 09:42 WIB
Petugas medis melakukan skrining terhadap calon pasien operasi katarak di RSUD HIS. (K SUNARDI/KALTIM POST)
Petugas medis melakukan skrining terhadap calon pasien operasi katarak di RSUD HIS. (K SUNARDI/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus menggenjot peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pada indra penglihatan. Melalui Dinas Kesehatan, digelar bakti sosial operasi katarak dan pterygium massal di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 23–25 April 2026 ini menjadi harapan baru bagi ratusan warga yang mengalami gangguan penglihatan.

Sekretaris Dinkes Kubar, Barnabas, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan hasil penjaringan dari 19 puskesmas yang tersebar di wilayah Kutai Barat.

“Tahun ini kami menyasar 200 pasien katarak dan 9 pasien pterygium. Semua peserta akan menjalani skrining akhir sebelum operasi untuk memastikan kondisi fisiknya siap,” ujarnya, Jumat (24/4).

Baca Juga: WFH ASN PPU Tak Sekadar Kerja di Rumah, Dishub Gelar Aksi Bersih-Bersih

Untuk menjamin kualitas layanan, Pemkab Kubar menghadirkan lima dokter spesialis mata dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami). Tim tersebut didukung tenaga medis RSUD HIS serta jajaran Dinkes Kubar.

Barnabas menambahkan, jika kuota belum terpenuhi atau terjadi lonjakan pasien, pihaknya akan mempertimbangkan pelaksanaan operasi tahap lanjutan.

“Kami ingin memastikan semua warga yang membutuhkan dapat terlayani. Untuk pasien dari wilayah jauh, kami juga menyiapkan fasilitas menginap yang layak,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Sejak pagi, area RSUD HIS dipadati warga yang datang dari berbagai kecamatan, termasuk wilayah terpencil seperti Bongan dan Bentian Besar.

Salah satu pendamping pasien, Yohanes (52), mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia mendampingi ibunya yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak selama setahun terakhir.

“Kami sangat berterima kasih. Biaya operasi cukup besar jika ditanggung sendiri. Dengan program ini, orang tua saya punya harapan bisa melihat kembali dengan jelas,” ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kaltim Hari Ini, 24 April 2026, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan

Pasien lain juga mengapresiasi pelayanan petugas yang dinilai sigap dan terorganisasi dengan baik sejak proses pendaftaran hingga pemeriksaan.

Sebagai informasi, katarak merupakan kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan tampak seperti tertutup kabut. Sementara pterygium adalah pertumbuhan jaringan pada bagian putih mata yang umumnya dipicu paparan sinar matahari dan debu berlebih.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut, mengingat masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang membutuhkan layanan kesehatan mata. (*)

 
Editor : Ery Supriyadi
#operasi katarak gratis #pterygium #dinas kesehatan #RSUD HIS