SENDAWAR — DPC PDI Perjuangan Kutai Barat mulai memanaskan mesin politik menghadapi pemilu mendatang. Konsolidasi dilakukan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Lamin Melayu, Taman Budaya Sendawar (TBS), dengan diikuti ratusan kader dari tingkat akar rumput.
Dalam forum tersebut, sebanyak 16 Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) ditetapkan untuk memimpin struktur partai di masing-masing kecamatan. Agenda ini menjadi bagian dari penguatan organisasi sekaligus penataan ulang strategi pemenangan. Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Barat, Frederick Edwin, menyebut Musancab sebagai langkah awal untuk mengembalikan kekuatan partai di daerah.
“Jas Merah! Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kita pernah menjadi kekuatan utama di sini. Target kita ke depan sangat jelas, yakni minimal 10 kursi DPRD Kutai Barat. Ini bukan sekadar angka, tapi target perjuangan,” ujarnya di hadapan kader. Ia mengingatkan, pada awal pemekaran Kutai Barat, PDI Perjuangan pernah mendominasi DPRD dengan perolehan 14 dari 25 kursi. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi pijakan untuk membangun kembali kekuatan politik partai.
Edwin juga menyinggung dinamika internal dalam penetapan pengurus baru. Ia menegaskan Musancab bukan ruang kompetisi yang memecah belah, melainkan forum konsolidasi yang harus memperkuat soliditas kader. “Siapa pun yang ditetapkan, itulah keputusan organisasi. Kita harus berada dalam satu barisan, satu komando, dan satu garis perjuangan. Energi kita tidak boleh habis hanya untuk membicarakan dinamika masa lalu. Fokus kita adalah bekerja nyata hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain target legislatif, ia memberi sinyal arah politik ke depan, termasuk dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Ia menegaskan pentingnya kader internal untuk mengisi posisi kepemimpinan daerah. “Kepemimpinan ke depan harus kader kita. Ini bukan semata-mata soal kekuasaan, melainkan tanggung jawab ideologis untuk rakyat,” ujarnya.
Berdasarkan laporan panitia, tingkat kehadiran peserta mencapai 86 persen, terdiri dari unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) ranting se-Kutai Barat. Dengan tingkat partisipasi tersebut, forum dinilai memenuhi syarat dan memiliki legitimasi untuk merumuskan strategi pemenangan. “Jika kita bersatu dan benar-benar turun ke jalan rakyat, tidak ada alasan bagi PDI Perjuangan untuk kalah. Dari Tanah Purai Ngeriman, kita bangkit dan kita menang!” pungkas Edwin. (adv/riz)
Editor : Muhammad Rizki