SENDAWAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Barat (Kubar) bergerak cepat memastikan layanan internet di wilayah pedesaan berjalan maksimal. Melalui kegiatan evaluasi dan optimalisasi program Internet Gratis Desa (Gratispol), Diskominfo mengundang sejumlah perwakilan kampung di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Kubar, Selasa (28/4/2026).
Kepala Diskominfo Kubar, Yuli Permata Mora, menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi langkah krusial untuk meninjau efektivitas layanan yang sudah berjalan. Tujuannya jelas, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat konektivitas digital tanpa hambatan.
Baca Juga: Akses Informasi Pembangunan Kini Lebih Mudah, PPID Kutai Barat Masuki Babak Baru Keterbukaan
“Evaluasi ini penting untuk meninjau kembali pelaksanaan layanan yang telah berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tegas Yuli.
Dalam forum tersebut, perwakilan kampung dari Balok Asa hingga Muara Beloan menyampaikan mengenai kendala di lapangan. Mulai dari gangguan cuaca yang memengaruhi jaringan, keterbatasan kapasitas pengguna, hingga masalah klasik belum tersedianya aliran listrik di beberapa titik.
Namun, satu hal yang menjadi sorotan serius adalah adanya laporan oknum yang meminta pembayaran mengatasnamakan pihak tertentu. Menanggapi hal itu, Diskominfo mengimbau dengan keras agar aparat kampung mengabaikan segala bentuk permintaan biaya tambahan yang tidak resmi demi menghindari praktik pungutan liar (pungli).
Kabid TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo Argo Suryo, yang turut hadir menyarankan agar setiap kampung memiliki Person in Charge (PIC).
Kehadiran PIC ini dianggap vital untuk memudahkan koordinasi teknis serta pelatihan daring ke depannya. Ia berharap, koneksi internet ini tidak hanya digunakan untuk media sosial, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi warga.
Baca Juga: PT BEK dan BPJS Kesehatan Kick Off Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Sasar Warga Ring 1
“Program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan UMKM di tingkat kampung,” kata Bambang
Senada, Kabid Aptika Diskominfo Kubar, Budi Eka Prasetya, mengingatkan aparat kampung agar memanfaatkan internet prioritas untuk pelayanan administrasi pemerintahan kampung dan tetap menjaga keamanan data.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan teknis antara pemerintah kampung, Diskominfo, dan pihak penyedia layanan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) untuk mengatur penggunaan kuota secara bijak agar layanan tetap stabil bagi seluruh masyarakat penerima manfaat.
Editor : Muhammad Ridhuan