SENDAWAR – Kawasan Jengan Danum yang biasanya dipenuhi keluhan akibat debu dan lubang jalan, kini berubah riuh oleh suara mesin truck mixer. Sejak seminggu lalu pemandangan alat berat PT Brahmakerta Adiwira yang menghamparkan beton di depan kantor United Tractors (UT) disambut hangat masyarakat setempat dan para pengguna jalan.
Bagi warga sekitar, perbaikan jalan nasional ini adalah kado yang sudah lama dinantikan. Loresnsius (38), warga yang sehari-hari membuka usaha di tepi jalan tersebut, mengaku lega melihat material beton mulai menutupi titik-titik yang selama ini menjadi sumber masalah drainase dan genangan air.
“Kami senang sekali akhirnya jalan ini dibeton. Selama ini kalau hujan air meluap, kalau panas debunya luar biasa. Kami sebagai warga di sini pasti mendukung penuh pengerjaan ini sampai selesai. Kalaupun ada macet sedikit karena pengerjaan, itu wajar, kami maklum demi jalan yang lebih bagus,” ujar Lorensius, Rabu (29/4/2026)
Baca Juga: BKPSDM Kutim Usulkan 251 Formasi ASN, Antisipasi Gelombang Pensiun
Dukungan serupa mengalir dari para sopir logistik yang rutin melintasi ruas Sp Belusuh - Sp Damai - Mentiwan ini. Rahmat, seorang sopir truk ekspedisi yang kerap membawa beban berat, menyebut titik di depan UT Jengan Danum selama ini menjadi ujian paling berat bagi kondisi kendaraannya.
“Biasanya kalau lewat sini kami harus sangat pelan karena lubangnya dalam, sering bikin per (pegas) truk patah atau ban selip. Begitu lihat sudah mulai dicor begini, rasanya lega sekali. Ongkos perawatan truk bisa lebih hemat kalau jalannya mulus. Kami para sopir siap bersabar gantian lewat asal pengerjaan ini lancar,” kata Rahmat.
Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.8 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Andi Muhammad Ruli Akib menjelaskan bahwa fase pengerjaan Lean Concrete (LC) atau lantai kerja ini memang difokuskan pada titik-titik yang kerusakannya paling menghambat mobilitas.
"Respon positif dari warga dan para sopir di lapangan sangat membantu kelancaran pengerjaan. Kami mendahulukan titik depan UT Jengan Danum ini karena memang kondisinya mendesak agar distribusi logistik masuk ke Kubar tidak terganggu lagi," jelas Ruli.
Baca Juga: Nilai Isi BAP Janggal, Korban Pengeroyokan di Muara Tae Tolak Tanda Tangan
Sementara itu, Perwakilan kontraktor dari PT Brahmakerta Adiwira, Riyanto, menambahkan bahwa dukungan masyarakat menjadi motivasi tambahan bagi para pekerja di lapangan.
Meski pengerjaan dilakukan di bawah volume kendaraan yang tinggi, kerja sama pengguna jalan yang tertib membuat proses pembetonan berjalan sesuai jadwal.
“Kami fokus pada titik yang kerusakannya kategori berat. Dengan dukungan warga dan pengguna jalan seperti ini, kami optimistis pengerjaan akan terus berlanjut dengan baik guna menghadirkan akses jalan yang lebih representatif bagi masyarakat Kutai Barat,” pungkasnya.
Selain ruas didepan Kantor UT, untuk segmen dua perbaikan jalan dengan rigid beton juga akan di lakukan di Tanjakan Kinong, Tanjakan Pesikng dan area kawasan Hotel Loveta hingga lampu merah, Simpang Raya. (*)
Editor : Sukri Sikki