Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

43 Personel Satpam Siap Terjun ke Lapangan, Kasat Binmas Polres Kubar: Ujung Tombak Keamanan

Sunardi Kaltim Post • Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:21 WIB
SUDAH SIAP: Pendidikan dasar (Diksar) Gada Pratama angkatan ke 19 resmi ditutup. 
SUDAH SIAP: Pendidikan dasar (Diksar) Gada Pratama angkatan ke 19 resmi ditutup. 
 
KALTIMPOST.ID, SENDAWAR–Sebanyak 43 peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Angkatan ke-19 resmi menyelesaikan masa pelatihannya.
 
Penutupan pendidikan ini ditandai dengan upacara khidmat yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Kutai Barat (Kubar), Iptu Samsul Hadi, di Lamin Taman Budaya Sendawar (TBS), Sabtu (2/5) 
 
​Lulusan angkatan ke-19 itu merupakan gabungan dari tiga kabupaten lintas provinsi, yakni Kutai Barat, Mahakam Ulu (Kaltim), dan Barito Utara (Kalteng).
 
Baca Juga: Kubar Berduka, Paul Vius Berpulang: Sosok Politikus Gigih yang Mewarnai Parlemen Sendawar
 
Kehadiran puluhan tenaga pengamanan profesional baru ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan di lingkungan kerja maupun pemukiman masyarakat.
​Dalam amanatnya, Kasat Binmas Polres Paser Iptu Samsul Hadi menegaskan, Diksar bukan sekadar formalitas, melainkan syarat mutlak bagi setiap anggota satpam. Dia mengingatkan bahwa Satpam adalah mitra strategis Polri yang memegang peranan vital sebagai ujung tombak keamanan di perusahaan maupun instansi pemerintah.
 
​"Satpam adalah penyelenggara fungsi polisi terbatas. Tugas kalian adalah penegakan hukum secara preventif (pencegahan) di lingkungan kerja masing-masing. Tanpa kompetensi yang mumpuni, peran tersebut tidak akan maksimal," tegas Iptu Samsul.
 
Baca Juga: IPK Tinggi Bukan Jaminan! Ternyata 4 Hal Sepele Ini yang Bikin Ribuan Pelamar CPNS 2026 Terancam Gugur
 
​Kehadiran Satpam bersertifikat, membawa dampak positif bagi iklim investasi dan kenyamanan publik di tiga kabupaten tersebut. 
 
Perusahaan di sektor pertambangan dan perkebunan di Kubar hingga Kalteng kini mendapatkan pasokan tenaga kerja yang lebih profesional, sehingga potensi konflik di area kerja dapat diminimalisir.
 
Melibatkan warga lokal dari Kubar dan Mahulu dalam Diksar ini juga membuka peluang lapangan kerja sekaligus menjadikan mereka "mata dan telinga" kepolisian dalam menjaga kamtibmas. 
 
Baca Juga: Menarik! Harga Emas Pegadaian Sabtu 2 Mei 2026, Antam Melonjak ke Rp2,911 Juta per Gram, Galeri24 Ikut Naik dan UBS Justru Turun Tipis
​Lebih lanjut, Kasat Binmas menitipkan tiga pesan utama bagi para lulusan, pertama tingkatkan profesionalisme, terus asah kemampuan bela diri dan manajemen pengamanan.
 
​Kedua aplikasi ilmu yang didapatkan melalui Diksar, jangan biarkan materi pelatihan hanya menjadi catatan, namun terapkan secara disiplin di lapangan.
 
Terakhir, humanis dan anti provokasi, Satpam diminta tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berkembang dan wajib menjauhi sikap arogan saat bertugas. 
 
Baca Juga: Napoli di Ujung Tanduk! Conte Bisa Kehilangan Scudetto di Kandang Como
 
​"Bantu pemerintah mensosialisasikan kebijakan-kebijakan penting di lingkungan kerja kalian. Satpam harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam ketaatan hukum," pungkasnya.
 
​Dengan berakhirnya pelatihan ini, 43 personel tersebut kini siap didistribusikan ke berbagai sektor industri, memperkuat pondasi keamanan di wilayah perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. (*)
Editor : Dwi Restu A
#polres kubar #satpam #diksar #Binmas