Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mengasah Karakter Lewat Puisi dan Dongeng, Bunda PAUD Kubar Perkuat Literasi Sejak Dini

Sunardi Kaltim Post • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:37 WIB
Suasana di sela lomba puisi dan dongeng yang diinisiasi Bunda PAUD Kubar. (IST)
Suasana di sela lomba puisi dan dongeng yang diinisiasi Bunda PAUD Kubar. (IST)

 

​SENDAWAR – Suasana di Gedung PKK Kutai Barat (Kubar), Selasa (5/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Gelak tawa anak-anak bercampur dengan lantunan bait puisi yang lugu namun penuh semangat.

Di sisi lain, para guru PAUD tampak antusias menunjukkan kepiawaian mereka dalam merangkai cerita. Momen hangat ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang diinisiasi oleh Pokja Bunda PAUD Kubar.

​Acara yang dikemas dalam bentuk lomba baca puisi anak dan lomba mendongeng bagi guru ini menjadi panggung kreativitas bagi 16 kecamatan se-Kabupaten Kubar. Kehadiran Pj Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Kamius Junaidi bersama Bunda PAUD Kubar, Maria Christina Mozes Edwin, menambah bobot semangat dalam agenda tersebut.

Baca Juga: Atasi Antrean Panjang, Wali Kota Balikpapan Bentuk Tim Investigasi Awasi BBM Bersubsidi  

​Pj Sekkab Kubar, Kamius Junaidi, yang hadir mewakili Bupati, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Pokja Bunda PAUD dalam mengawal pendidikan usia dini. Menurutnya, sinergi yang terbangun hingga tingkat kecamatan adalah modal utama pembangunan SDM di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

​"Saya sangat senang melihat sinergi Bunda PAUD yang melibatkan 16 Pokja Kecamatan. Ini menunjukkan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak kita," ujar Kamius saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kubar.

​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses panjang pembentukan karakter. Melalui metode kreatif seperti puisi dan dongeng, nilai-nilai luhur dapat terserap lebih mudah oleh imajinasi anak-anak.

​Senada, Bunda PAUD Kubar, Maria Christina Mozes Edwin, mengungkapkan bahwa literasi dasar harus ditanamkan dengan cara yang menyenangkan. Baginya, guru PAUD adalah ujung tombak yang tidak hanya mengajar, tapi juga menginspirasi.

​"Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki kedekatan emosional dengan budaya dan kearifan lokal. Lewat dongeng, guru-guru bisa menyisipkan nilai moral yang akan diingat anak-anak hingga dewasa nanti," tutur Maria Christina.

​Kegiatan ini juga menjadi refleksi pentingnya peran perempuan, khususnya para ibu dan guru, dalam meletakkan fondasi pendidikan. Keberanian anak-anak tampil di depan umum membacakan puisi dinilai sebagai langkah awal membangun rasa percaya diri yang kuat.

​Dengan terlaksananya agenda ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat kembali menegaskan komitmennya. Penguatan pendidikan anak usia dini tetap menjadi prioritas utama sebagai fondasi untuk mencetak generasi emas yang cerdas, kreatif, dan berkarakter di masa depan. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Maria Christina Moses Edwin #hardiknas #Kamius Junaidi