SENDAWAR – Komitmen meningkatkan pelayanan prima dan rasa aman di tengah masyarakat terus dipacu Polres Kutai Barat (Kubar). Salah satu langkah konkretnya adalah dengan mengoptimalkan layanan Call Center 110. Layanan bebas pulsa ini dipastikan bersiaga penuh selama 24 jam untuk merespons berbagai aduan warga secara cepat, tepat, dan humanis.
Melalui program ini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian darurat. Warga cukup menekan koridor angka 110 dari telepon genggam mereka kapan saja. Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu Wicaksono menegaskan bahwa optimalisasi layanan 110 merupakan bagian dari transformasi Polri untuk membangun kepercayaan publik (public trust).
"Pelayanan cepat, respon tepat, dan hadir untuk masyarakat menjadi semangat kami. Kami ingin memastikan tidak ada sekat penghambat antara kepolisian dan warga yang membutuhkan pertolongan mendesak," tegasnya. Begitu panggilan masuk, petugas operator yang bersiaga di hilir kendali komando akan langsung menerima laporan.
Setelah memverifikasi informasi, operator saat itu juga meneruskan instruksi kepada personel lapangan terdekat dari lokasi kejadian untuk segera mengambil tindakan. Layanan Call Center 110 ini siap mengakomodasi berbagai jenis laporan kedaruratan masyarakat, di antaranya, Gangguan Kamtibmas, aksi balap liar, tawuran, atau premanisme yang meresahkan.
Tindak Kriminalitas, pencurian, perampokan, kekerasan fisik, dan tindak pidana lainnya. Dan Kecelakaan Lalu Lintas, insiden di jalan raya yang membutuhkan penanganan medis dan evakuasi cepat. Serta situasi darurat lain, bencana alam maupun gangguan fasilitas umum yang mengancam keselamatan.
Pihak Polres Kubar juga mengimbau agar masyarakat memanfaatkan fasilitas ini secara bijak dan bertanggung jawab, serta menghindari panggilan iseng (prank) yang dapat mengganggu kinerja petugas dalam menangani kedaruratan yang sesungguhnya. Dengan sinergi yang kuat melalui saluran komunikasi ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kutai Barat dapat terus terjaga dengan kondusif. (riz)
Editor : Muhammad Rizki