Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkab Kubar Gandeng KPP Pratama Tenggarong, Strategi Baru Genjot Pendapatan Daerah

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 22 Mei 2026 | 09:01 WIB
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menerima kunjungan perwakilan KPP Pratama Tenggarong dalam rangka penguatan sinergi optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menerima kunjungan perwakilan KPP Pratama Tenggarong dalam rangka penguatan sinergi optimalisasi penerimaan pajak daerah.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memperkuat langkah strategis untuk mengoptimalkan pendapatan daerah melalui sinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tenggarong.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dan Kepala KPP Pratama Tenggarong Awan Lovely di Ruang Kerja Bupati, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan itu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi langkah konkret untuk memperkuat penerimaan negara dan daerah melalui integrasi sistem perpajakan.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Hari Ini, 22 Mei 2026: Mengupas Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijah dan Amalan

Kutai Barat dinilai memiliki potensi ekonomi dan penerimaan pajak yang besar. Namun, masih terdapat potensi pajak yang belum tergali secara optimal atau tax gap.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan, pajak merupakan salah satu sumber utama dalam mendukung pembangunan dan roda pemerintahan daerah.

Menurutnya, sinergi dengan instansi vertikal seperti KPP Pratama Tenggarong menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

“Sinergi dan komunikasi yang baik ini sangat penting guna mendukung optimalisasi penerimaan pajak, yang pada akhirnya menjadi modal utama bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Frederick Edwin.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Kubar dan KPP Pratama Tenggarong menyepakati sejumlah langkah konkret.

Pertama, integrasi dan pertukaran data secara berkala untuk menutup celah potensi pajak melalui sinkronisasi data pemerintah pusat dan daerah.

Kedua, pengawasan bersama terhadap kepatuhan perpajakan guna meningkatkan kesadaran wajib pajak dan pelaku usaha di Kutai Barat.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak di Sangkulirang Kutim Terungkap, Polisi Dalami Korban Lain

Ketiga, edukasi dan sosialisasi perpajakan kepada masyarakat dan pelaku usaha agar regulasi perpajakan lebih mudah dipahami serta mendukung iklim investasi yang sehat.

Keempat, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pengelola pajak daerah melalui dukungan peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kubar.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Tenggarong Awan Lovely menilai komitmen Pemkab Kubar menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebut integrasi data menjadi salah satu kunci penting untuk memetakan potensi riil penerimaan pajak di lapangan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran Bapenda Kubar dan KP2KP Sendawar.

Melalui penguatan sinergi ini, Pemkab Kutai Barat berharap optimalisasi sektor pajak dapat mempercepat pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur jalan, fasilitas publik, layanan kesehatan, hingga pendidikan untuk masyarakat. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#KPP Pratama Tenggarong #pendapatan daerah #Frederick Edwin #pajak daerah #Kutai Barat