Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Banjir Tering dan Long Iram Mulai Surut, BPBD Kubar Tetap Siaga Antisipasi Susulan

Sunardi Kaltim Post • Jumat, 22 Mei 2026 | 09:16 WIB
Penyaluran bantuan oleh Pemkab Kutai Barat melalui BPBD Kubar kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Tering dan Long Iram.
Penyaluran bantuan oleh Pemkab Kutai Barat melalui BPBD Kubar kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Tering dan Long Iram.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Kondisi banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Tering dan Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mulai menunjukkan penurunan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar melaporkan, debit air di kawasan hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam perlahan mulai surut pada Kamis (21/5/2026) malam.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kubar hingga pukul 21.46 Wita, tinggi muka air turun sekitar 10 hingga 20 sentimeter sejak sore hari.

Baca Juga: Kasus Korupsi Dana Mangrove PPU Masuk Tahap Putusan Sela, Kerugian Negara Rp300 Juta

Meski terjadi penurunan, status siaga banjir tetap diberlakukan. Hal ini dilakukan karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih diperkirakan terjadi di wilayah Kalimantan Timur bagian timur dan selatan, berdasarkan prakiraan BMKG.

Di lapangan, genangan air masih cukup tinggi, yakni berkisar antara 1 hingga 2 meter. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas warga serta merendam permukiman dan sejumlah fasilitas umum.

Beberapa fasilitas yang terdampak antara lain Puskesmas Tering Seberang dan Kantor Kepala Kampung Tering Seberang, serta Puskesmas Long Iram dan Kantor Kepala Kampung Long Iram.

Sejumlah fasilitas penunjang pelayanan masyarakat di kedua kecamatan juga ikut terdampak akibat tingginya genangan air.

Menanggapi kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kubar bergerak menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak di Tering dan Long Iram.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Hari Ini, 22 Mei 2026: Mengupas Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijah dan Amalan

Selain distribusi bantuan, petugas juga melakukan patroli dan pemantauan situasi di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk kesiapsiagaan evakuasi warga jika kondisi memburuk.

Hasil pendataan sementara menunjukkan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak meliputi bahan makanan pokok, obat-obatan, dan air bersih.

BPBD Kubar juga telah menyebarkan informasi peringatan dini ke seluruh kecamatan agar diteruskan hingga tingkat kampung dan kelurahan sebagai langkah antisipasi bencana hidrometeorologi.

Secara khusus, masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Mura Lawa, terutama di wilayah hilir dan Kampung Dingin, diimbau tetap waspada terhadap potensi luapan susulan apabila curah hujan kembali meningkat di wilayah hulu. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#BPBD Kutai Barat #Tering Long Iram #banjir Mahakam #Bencana hidrometeorologi #Banjir Kubar