SENDAWAR – Upaya pencarian besar-besaran tengah dilakukan di kawasan hutan dan perkebunan Kampung Awai, Kecamatan Nyuatan, Kutai Barat. Tim gabungan dari BPBD Kutai Barat, pihak kepolisian, pemerintah kampung, serta keluarga korban kini sedang menyisir lokasi untuk menemukan Fransiskus Xaverius Verrel (29), pemuda asal Kecamatan Sekolaq Darat yang dilaporkan hilang misterius sejak Jumat (5/6/2026).
Misteri hilangnya Fransiskus bermula dari laporan warga yang melihat sesosok orang tergeletak di dekat kawasan perkebunan pada Jumat lalu. Karena diselimuti rasa takut dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, warga tersebut memilih tidak mendekat dan langsung melapor ke pihak pemerintah kampung.
Petinggi Kampung Awai, Beni, menceritakan bahwa laporan tersebut diterima saat aparatur kampung sedang sibuk membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT). "Saat itu juga saya langsung meminta petugas Linmas untuk melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud. Namun, begitu petugas sampai di sana, orang tersebut sudah tidak ada," ujar Beni.
Di lokasi kejadian, petugas hanya menemukan barang-barang milik korban yang tertinggal dengan kondisi janggal, satu unit sepeda motor yang terparkir dengan kunci kontak masih melekat, namun kondisi tangki bahan bakar dalam keadaan kosong melompong. Sebuah helm dan jaket ditemukan di sekitar area tersebut, namun dalam posisi yang letaknya saling berjauhan.
Warga kampung bersama Linmas sempat melakukan penyisiran awal di sekitar kebun, namun hasilnya nihil. Demi menjaga keamanan barang bukti, sepeda motor tersebut akhirnya dievakuasi dan diamankan ke kantor Kampung Awai. Titik terang identitas pemilik motor baru terungkap setelah warga berinisiatif mengunggah foto kendaraan tersebut ke media sosial.
Unggahan itu langsung direspons oleh pihak keluarga yang mengenali sepeda motor korban. Pihak keluarga kemudian segera menghubungi Pemerintah Kampung Awai untuk memastikan kebenarannya. Melihat situasi yang janggal, atas permintaan langsung dari pihak keluarga, Petinggi Kampung Awai akhirnya melayangkan surat resmi kepada pihak kepolisian dan BPBD Kutai Barat untuk meminta bantuan personel rescue.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berada di lapangan dan terus berupaya melakukan pencarian intensif. Semua pihak berharap pemuda berusia 29 tahun tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (riz)
Editor : Muhammad Rizki