Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jalan Sp Belusuh–Mentiwan Dikebut, Tanjakan Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas Perbaika

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 10 Juni 2026 | 11:06 WIB
Semenisasi pada ruas jalan segmen II jalur Simpang Belusuh–Melak. Tanjakan Sungai Pesikng menjadi prioritas berikutnya karena kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.
Semenisasi pada ruas jalan segmen II jalur Simpang Belusuh–Melak. Tanjakan Sungai Pesikng menjadi prioritas berikutnya karena kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.
  

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Proyek preservasi jalan Simpang Belusuh–Simpang Damai hingga Mentiwan (Melak) terus dikebut. Jalur yang menjadi urat nadi logistik masyarakat Kutai Barat itu kini memasuki tahap pengerjaan intensif, terutama di segmen II.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.8, Andi Muhammad Ruli Akib, mengatakan pengerjaan saat ini difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera.

Menurutnya, progres pekerjaan perkerasan beton (rigid pavement) dan drainase di sejumlah lokasi telah mendekati penyelesaian.

Baca Juga: Bobol Rumah dan Gondol Emas, Pria di Paser Ditangkap Saat Hendak Jual Laptop Curia

"Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pengerjaan fisik di segmen II, khususnya pada titik-titik vital yang mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera. Untuk progres perkerasan beton dan drainase di beberapa titik saat ini sudah hampir mencapai 100 persen," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (10/6).

Ia menegaskan, proyek tersebut ditargetkan selesai tepat waktu agar mampu meningkatkan kemantapan jalan sekaligus memperlancar distribusi logistik masyarakat.

Sementara itu, perwakilan kontraktor pelaksana dari PT Brahmakerta Adiwira, Riyanto, menjelaskan pekerjaan semenisasi di kawasan kantor Unit Pelaksana Teknis (UT) dan sekitar Jembatan GBU hampir rampung.

Setelah itu, pengerjaan akan difokuskan ke tanjakan Sungai Pesikng Jengan Danum, Kecamatan Damai, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling rawan kecelakaan di jalur tersebut.

"Target berikutnya adalah semenisasi di tanjakan Sungai Pesikng Jengan Danum. Mobilisasi alat dan material sedang kami persiapkan agar pekerjaan bisa segera dipercepat," katanya.

Rencana tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai perbaikan tanjakan Sungai Pesikng sudah sangat mendesak karena sering menjadi lokasi kecelakaan, terutama bagi kendaraan bermuatan berat.

Baca Juga: Pengelolaan Lingkungan Buruk, DPRD Kukar Panggil Paksa 23 Perusahaan Penerima PROPER Merah!

Daniel, salah seorang pengguna jalan, mengatakan kondisi jalan yang rusak dan kemiringan tanjakan kerap menyebabkan truk kehilangan traksi hingga terguling.

"Kami sangat mendukung semenisasi di tanjakan Sungai Pesikng. Sudah sering terjadi kecelakaan di sana. Banyak truk bermuatan logistik tidak kuat menanjak karena jalannya rusak, lalu tergelincir dan terguling. Bahkan pernah menimbulkan korban jiwa," ungkapnya.

Dengan percepatan pengerjaan yang dilakukan BBPJN Kaltim, dukungan kontraktor, serta harapan masyarakat, proyek preservasi jalan poros tersebut diharapkan segera rampung dan mampu meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus logistik di Kutai Barat. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#jalan Sp Belusuh Mentiwan #Sungai Pesikng #preservasi jalan #BBPJN Kaltim #Kutai Barat