KALTIMPOST.ID-Upaya pencarian terhadap Fransiskus Xaverius Verrel (29), pemuda asal Kecamatan Sekolaq Darat, Kutai Barat (Kubar), hingga kini belum membuahkan hasil.
Memasuki hari keenam sejak dilaporkan hilang, keberadaan pria yang akrab disapa Verrel itu masih menjadi misteri dan terus menyita perhatian keluarga serta masyarakat.
Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, warga, relawan, dan pihak keluarga terus melakukan penyisiran di kawasan perkebunan Kampung Awai, Kecamatan Nyuatan.
Namun hingga Kamis (11/6), belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban.
Baca Juga: Korupsi MBG: Kejahatan yang Merampas Masa Depan Bangsa
Petinggi Kampung Awai Beni mengatakan pencarian intensif telah dilakukan selama tiga hari terakhir dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
“Pencarian mandiri oleh keluarga hingga pencarian yang melibatkan petugas BPBD selama tiga hari terakhir belum membuahkan hasil,” ujarnya kepada Kaltim Post.
Menurut Beni, luasnya area perkebunan dan medan yang cukup sulit menjadi tantangan dalam proses pencarian. Meski demikian, tim gabungan tetap berupaya memperluas radius penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan korban.
Hingga saat ini, petugas juga belum menemukan barang pribadi maupun jejak lain yang dapat membantu mengungkap keberadaan Verrel.
Kondisi tersebut membuat proses pencarian berlangsung lebih kompleks karena minimnya petunjuk di lapangan.
Fransiskus dilaporkan hilang sejak Jumat (5/6). Peristiwa itu bermula dari informasi seorang warga yang mengaku melihat sesosok pria tergeletak di sekitar kawasan perkebunan.
Lokasi tersebut kemudian menjadi titik awal pencarian karena diduga merupakan tempat terakhir korban terlihat.
Kabar hilangnya pemuda tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian masyarakat sekitar.
Sejumlah warga bahkan turut membantu proses pencarian dengan menyisir area perkebunan dan lokasi-lokasi yang dianggap berpotensi menjadi jalur pergerakan korban.
Meski hasil pencarian masih nihil, semangat keluarga dan tim gabungan untuk menemukan Verrel tidak surut.
Operasi pencarian dipastikan tetap dilanjutkan sambil menunggu kemungkinan munculnya informasi baru yang dapat membantu proses penyelidikan. “Kami masih terus berupaya dan berharap korban dapat segera ditemukan,” kata Beni.
Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan masih bersiaga di lapangan. Keluarga berharap Fransiskus dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Sementara masyarakat turut mendoakan agar misteri hilangnya pemuda tersebut segera terungkap. (rd)
Editor : Romdani.