Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kampung Mendika Wakili Kubar di Lomba Gelari Pelangi Kaltim 2026, Dorong Literasi dan Ekonomi Keluarga Berkelanjutan

Sunardi Kaltim Post • Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:16 WIB
Verifikasi lomba Gelari Pelangi Kaltim 2026.
Verifikasi lomba Gelari Pelangi Kaltim 2026.

KALTIMPOST.ID-Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus mendorong penguatan ketahanan keluarga melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Verifikasi Lapangan Lomba Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) Tingkat Kaltim Tahun 2026 yang digelar di Kampung Mendika, Kecamatan Damai, Sabtu (13/6).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian tingkat provinsi terhadap implementasi program pemberdayaan keluarga yang dijalankan masyarakat Kampung Mendika.

Verifikasi lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana program Gelari Pelangi mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi keluarga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kubar Frederick Edwin, Ketua TP-PKK Kubar Maria Christina Mozes Edwin, tim verifikator TP-PKK Kaltim, jajaran kepala perangkat daerah, camat Damai, petinggi Kampung Mendika Kusnadi, serta kader PKK dan masyarakat setempat.

Baca Juga: IEE Series Balikpapan 2026 Perdana Digelar di Luar Jawa,  Hadirkan 100 Perusahaan dan 200 Merek dari 10 Negara, Didukung Pembangunan IKN

Dalam sambutannya, Bupati Kubar Frederick Edwin menegaskan Gelari Pelangi merupakan salah satu program strategis yang berperan penting dalam membangun keluarga yang mandiri, produktif, dan sejahtera.

Menurutnya, pembangunan daerah yang berkelanjutan harus dimulai dari keluarga yang memiliki kualitas pendidikan yang baik serta kemampuan ekonomi yang kuat.

“Pembangunan yang kuat harus dimulai dari keluarga yang berkualitas, berdaya, dan sejahtera. Karena itu pemerintah daerah terus mendukung berbagai program yang memperkuat ketahanan keluarga dan mendorong tumbuhnya usaha ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, verifikasi lapangan tidak semata-mata bertujuan menentukan pemenang lomba.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi, pembelajaran, dan berbagi praktik baik yang dapat direplikasi oleh kampung-kampung lain di Kutai Barat.

Ketua TP-PKK Kubar Maria Christina Mozes Edwin menjelaskan, Kampung Mendika dipilih sebagai wakil Kubar karena dinilai berhasil menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga secara konsisten dan berkelanjutan.

Baca Juga: Teknologi Satelit hingga Forklift Listrik Warnai Transformasi Industri di IEE Series Balikpapan 2026

Keberhasilan tersebut tercermin dari sinergi yang kuat antara kader PKK, pemerintah kampung, dan masyarakat.

Sebagai program unggulan Pokja II PKK, Gelari Pelangi di Kampung Mendika diwujudkan melalui sejumlah kegiatan nyata, seperti Rumah Dilan (Rumah Pendidikan dan Keterampilan), pengembangan Kampung Mandiri, penguatan Koperasi dan Toko PKK melalui program UP2K, serta Gerakan Gemar Membaca yang melibatkan berbagai kelompok usia.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat yang terus menjaga budaya gotong royong, meningkatkan kualitas pendidikan keluarga, dan mengembangkan ekonomi produktif,” katanya.

Petinggi Kampung Mendika Kusnadi mengatakan, berbagai inovasi terus dikembangkan untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

Pada sektor literasi, pemerintah kampung mengoptimalkan taman bacaan masyarakat guna meningkatkan minat baca warga.

Sementara pada sektor keterampilan, berbagai pelatihan diberikan kepada anak-anak dan remaja, termasuk pelatihan pemanfaatan limbah plastik menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis.

Di bidang ekonomi, pelaku usaha keluarga tidak lagi hanya mengandalkan pemasaran konvensional, tetapi juga memanfaatkan platform digital seperti WhatsApp Business dan media sosial untuk memperluas pasar.

Melalui penguatan literasi, keterampilan, dan ekonomi keluarga yang berjalan beriringan, Kampung Mendika diharapkan mampu menjadi contoh bagi kampung lain dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal secara berkelanjutan. (adv/rd)

Editor : Romdani.
#ibu kota nusantara #penajam paser #ekonomi berkelanjutan #Kutai Barat