SENDAWAR – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berlangsung khidmat di Taman Budaya Sendawar (TBS), Rabu (1/7). Momentum delapan dekade pengabdian Polri itu menjadi ajang memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Acara diawali dengan upacara peringatan yang berlangsung khidmat. Seusai upacara, personel Polres Kubar menampilkan sejumlah atraksi, mulai dari tarian daerah hingga demonstrasi bela diri sebagai wujud profesionalisme sekaligus kedekatan Polri dengan masyarakat dan budaya lokal.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan syukuran yang dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Andriani, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kubar Yuli Permata Mora, unsur TNI Kodim 0912/Kubar, Pengadilan Negeri Kubar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh adat dan tokoh agama.
Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan usia ke-80 menjadi momentum refleksi bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan dan penegakan hukum di Kutai Barat tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen.
Baca Juga: Genjot Profesionalisme dan Keamanan Gedung, Bikon DPUPR Kubar Sosialisasikan Aturan SLF
"Keberhasilan tugas-tugas Polri tidak mungkin dicapai sendirian. Fondasi keamanan Kubar harus dibangun di atas kebersamaan, kolaborasi, dan sinergi yang kuat bersama Pemerintah Daerah, TNI, dan seluruh komponen masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Andriani menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran Polres Kubar dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Ia mengingatkan tantangan yang dihadapi aparat penegak hukum semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, termasuk meningkatnya ancaman kejahatan siber yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial.
Karena itu, Pemkab Kubar berharap Polres Kubar terus meningkatkan pelayanan yang humanis dan profesional, memperkuat sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lembaga adat, serta tokoh masyarakat, sekaligus mempertegas pemberantasan peredaran gelap narkotika.
"Menghadapi hal tersebut, Pemkab Kubar menitipkan beberapa harapan strategis kepada jajaran Polres Kubar. Pertama, peningkatan pelayanan yang humanis dan profesional agar Polri semakin dekat dengan masyarakat. Kedua, penguatan sinergitas bersama Forkopimda, lembaga adat, dan tokoh masyarakat demi menjaga kedamaian daerah. Ketiga, tindakan tegas dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika yang mengancam generasi muda," katanya.
Nanang juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi atau hoaks.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kutai Barat ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Wakil Bupati bersama Kapolres Kubar sebagai simbol kebersamaan dan komitmen memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan daerah.
Editor : Muhammad Ridhuan