KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Langkah konkret untuk menekan angka pengangguran dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat Kutai Barat mulai dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Job Fair Kutai Barat Tahun 2026 di Auditorium Tulur Aji Jejangkat, Selasa (7/7/2026).
Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesra (Asisten I) Setda Kubar, Nopandel. Pertemuan ini menjadi tonggak awal untuk menyamakan persepsi, membangun komitmen, serta merumuskan strategi matang demi menyukseskan bursa kerja terbesar yang pertama kali diadakan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Baca Juga: Pencurian Berantai di Rumah Kos Sangatta Terungkap, Pelaku Mengaku Demi Judi Online
Dalam arahannya, Asisten I Nopandel menegaskan bahwa keberhasilan agenda besar ini bertumpu pada kuatnya koordinasi seluruh pemangku kepentingan. Job Fair bukan sekadar ajang seremonial, melainkan wadah strategis yang mempertemukan dunia usaha, pencari kerja, dan lembaga pendidikan.
"Rapat ini menjadi sangat penting agar seluruh pihak memiliki persepsi yang sama dalam mempersiapkan pelaksanaan Job Fair. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi salah satu upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Kutai Barat," ujar Nopandel.
Selain menyatukan visi, rapat koordinasi ini secara aktif mengidentifikasi berbagai potensi kendala di lapangan. Dengan melibatkan sekitar 80 peserta dari berbagai unsur. Termasuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Yuli Permata Mora, perwakilan perangkat daerah, perusahaan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah bergerak cepat merumuskan solusi preventif agar acara puncak dapat berjalan tertib, efektif, dan tepat sasaran. Plt Kepala Disnakertrans Kutai Barat, Welsi, dalam laporannya mengungkapkan rasa optimisnya terhadap antusiasme seluruh pihak.
Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan Job Fair ini merupakan sejarah baru bagi Kutai Barat dalam upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Adapun pelaksanaannya pada Kamis dan Jumat, 27–28 Agustus 2026 di GOR Desnan Sendawar. Job Fair tahun 2026, targetnya adalah membuka akses informasi lowongan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Kubar.
Penyelenggaraan Job Fair perdana ini diproyeksikan membawa multiplier effect yang signifikan bagi pembangunan daerah, di antaranya, penyaringan tenaga kerja lokal yang optimal, menjadi jembatan emas bagi pemuda-pemudi Kutai Barat untuk terserap langsung ke dalam dunia industri tanpa sekat birokrasi yang rumit.
Job fair menjadi akses informasi yang transparan, membuka keterbukaan informasi mengenai kebutuhan pasar kerja saat ini, sehingga pencari kerja dapat mempersiapkan kompetensi mereka.
Juga penguatan sinergi tripartit, mempererat hubungan dan komitmen jangka panjang antara pemerintah daerah, sektor swasta (perusahaan), dan lembaga pendidikan selaku pencetak SDM. Serta menjadi stimulus ekonomi daerah, melalui penurunan angka pengangguran, daya beli masyarakat diharapkan meningkat, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda ekonomi Kutai Barat secara makro.
Dengan persiapan yang matang dan komitmen penuh dari seluruh lini, Job Fair Kutai Barat 2026 siap menjadi solusi nyata dalam mengantar masyarakat menuju masa depan yang lebih sejahtera dan mandiri. (*)
Editor : Sukri Sikki