SENDAWAR – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus mempercepat pekerjaan preservasi Jalan Simpang Blusuh–Batas Kalimantan Tengah. Salah satu progres yang kini memasuki tahap penting adalah pemasangan struktur box culvert di titik STA 12+600 sebagai bagian dari penguatan sistem drainase jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.9 BBPJN Kaltim, Joko Sidik, menjelaskan box culvert yang dipasang memiliki dimensi internal 2x2 meter dengan ketebalan dinding yang telah dirancang untuk menahan beban lalu lintas kendaraan.
Material yang digunakan berupa beton mutu Fc' 30 MPa atau setara K-350. Spesifikasi tersebut dipilih untuk memberikan daya tahan tinggi terhadap kondisi lembap dan paparan air yang berlangsung terus-menerus.
"Material beton yang digunakan memiliki mutu Fc' 30 MPa atau setara K-350, yang dipilih khusus untuk menjamin durabilitas tinggi terhadap paparan air dan kelembapan konstan," ujarnya.
Menurut Joko, pembangunan drainase menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas badan jalan. Sistem drainase yang baik akan mengurangi risiko gerusan air pada struktur tanah di bawah badan jalan sehingga umur layanan jalan dapat dipertahankan sesuai rencana.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan diawali dengan penggalian tanah menggunakan satu unit excavator PC200 hingga mencapai elevasi yang telah ditentukan. Setelah itu dilakukan pengecoran lantai kerja (lean concrete) setebal 10 sentimeter sebagai alas pemasangan box culvert.
Baca Juga: BBPJN Kaltim Bangun Cross Drain di Jembayan, Cegah Genangan dan Kerusakan Jalan Nasional
Proses pemasangan setiap segmen dilakukan menggunakan mobile crane berkapasitas 25 ton agar posisi sambungan tetap presisi. Seluruh sambungan kemudian ditutup menggunakan material sealant khusus guna mencegah kebocoran air yang berpotensi merusak timbunan di sekitar struktur.
Tahapan berikutnya adalah penimbunan kembali (backfilling) menggunakan material pilihan yang dipadatkan secara berlapis dengan vibratory roller hingga memenuhi standar kepadatan sesuai spesifikasi teknis.
"Metode ini diterapkan untuk meminimalisir risiko penurunan tanah (settlement) di masa mendatang yang sering menjadi penyebab utama kerusakan permukaan jalan," jelasnya.
BBPJN Kaltim menilai keberadaan box culvert tersebut tidak hanya berfungsi sebagai saluran drainase, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan ketahanan infrastruktur jalan.
Dengan kapasitas tampung yang dirancang mampu mengalirkan debit air cukup besar saat hujan deras, struktur tersebut diharapkan dapat mencegah genangan pada badan jalan sekaligus memperpanjang umur layanan ruas SP Blusuh–Batas Kalimantan Tengah sesuai umur rencana konstruksi.
Editor : Muhammad Ridhuan