Wakil Bupati Kutai Barat Resmikan Pelatihan Implementasi Whole School Approach di Bongan

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 12:10 WIB
Suasana di sela pelatihan implementasi whole school approach dipusatkan SD 010 Bongan. (IST)
Suasana di sela pelatihan implementasi whole school approach dipusatkan SD 010 Bongan. (IST)

​KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Komitmen terhadap dunia pendidikan terhadap dunia pendidikan dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Barat kembali ditegaskan.

Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani secara resmi membuka Pelatihan Implementasi Whole School Approach dan Education for Sustainable Development (ESD) di SDN 010 Bongan, Kampung Jambuk Makmur, Kecamatan Bongan, pada Rabu (22/7).

Baca Juga: Mahakam Job Fair 2026 Hadirkan Auto Matching, Disnaker Bidik Tekan Pengangguran

​Kegiatan yang dipusatkan di wilayah pedesaan ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, terhitung mulai 22 hingga 27 Juli 2026. Pelatihan strategis tersebut diikuti sebanyak 93 peserta yang terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, serta tenaga pendidik dari 17 sekolah perwakilan 16 kecamatan se Kutai Barat.

​Acara pembukaan yang dimulai pukul 14.00 Wita ini berlangsung meriah dan dihadiri jajaran pejabat penting daerah. Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat, Sekretaris Kecamatan Bongan, Kepala Desa Jambuk Makmur, para kepala sekolah, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Pria di Muara Ancalong Ditangkap dengan 10 Paket Sabu, Sempat Berusaha Kabur saat Diperiksa Polisi

​Dalam arahannya, Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menekankan pentingnya pendekatan holistik di lingkungan satuan pendidikan guna menjawab tantangan masa depan.

​"Whole School Approach mengajak seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga orang tua dan masyarakat, untuk bergerak bersama. Dipadukan dengan Education for Sustainable Development, kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan," tegasnya.

Wakil Bupati Nanang Adriani di sela pelatihan implementasi whole school approach di SD 010 Bongan. (IST)
Wakil Bupati Nanang Adriani di sela pelatihan implementasi whole school approach di SD 010 Bongan. (IST)

 

​Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada SD 010 Bongan dan Kampung Jambuk Makmur yang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan.

Baca Juga: Produsen Pupuk Wajib Tahu, Ini Syarat Masuk Pasar Sawit Menurut GAPKI Kaltim

Menurutnya, antusiasme dan semangat warga dalam program kampung iklim serta kebun sekolah patut dijadikan teladan bagi wilayah lain.

​Penanda resmi dimulainya pelatihan dilakukan melalui penyematan tanda peserta secara simbolis. Usai prosesi pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Ruang Kelas Baru (RKB) bantuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat Tahun Anggaran 2025.

​Sementara itu, Kepala SD 010 Bongan, Yusuf,  menyambut baik penunjukan sekolahnya sebagai tuan rumah. Ia menaruh harapan besar agar kegiatan ini membawa dampak transformatif bagi sekolah.

​"Kami berharap pelatihan ini melahirkan program nyata di sekolah. Misalnya bank sampah, kebun sekolah, dan pembelajaran berbasis lingkungan. Jadi ilmu yang didapat selama enam hari ini bisa langsung diterapkan," ungkap Yusuf.

Baca Juga: Hanya Tiga Sumber Air Baku Aman di PPU, Kumpulkan Armada Tangki Lintas Sektor

​Selama enam hari ke depan, para peserta akan mengikuti serangkaian agenda intensif yang meliputi workshop, praktik lapangan, hingga penyusunan rencana aksi sekolah. Seluruh materi dipandu langsung oleh fasilitator dari Dinas Pendidikan, pegiat lingkungan, serta narasumber ahli di bidang ESD.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menaruh harapan besar agar seluruh satuan pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman, dapat bertransformasi menjadi sekolah yang sehat, inklusif, dan berwawasan lingkungan. (*)

Editor : Sukri Sikki
Bongan pelatihan Nanang Adriani Kutai Barat