KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Rangkaian Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 resmi ditutup dalam seremoni di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (23/7/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung sejak 21 Juli 2026 itu mengusung tema "Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kalimantan Timur". Ajang tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antardaerah dalam mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Acara penutupan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji beserta istri, perwakilan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, pejabat eselon II Pemprov Kaltim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutai Barat, anggota DPRD Kutai Barat, tokoh masyarakat, peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, serta tamu undangan lainnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, Gelar TTG XII menghadirkan pameran inovasi, perlombaan, serta forum berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi tepat guna yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku UMKM, akademisi, inovator, dan masyarakat. Penutupan berlangsung meriah dengan berbagai hiburan yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pemerintah kabupaten/kota, dewan juri, panitia, peserta, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Gelar TTG XII di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Menurut Frederick, berbagai inovasi yang ditampilkan selama kegiatan membuktikan besarnya potensi masyarakat Kalimantan Timur dalam menciptakan teknologi sederhana, efektif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.
Ia menegaskan, tema Gelar TTG XII tidak boleh berhenti sebagai slogan semata, melainkan harus menjadi semangat bersama untuk terus mengembangkan inovasi yang dapat diterapkan secara nyata di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, hingga berbagai sektor produktif lainnya.
"Pemanfaatan teknologi tepat guna akan menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah," ujarnya.
Frederick juga menekankan bahwa berakhirnya Gelar TTG XII bukanlah akhir dari perjalanan inovasi. Sebaliknya, momentum ini menjadi awal untuk terus mengembangkan, menyempurnakan, dan mengimplementasikan berbagai teknologi tepat guna di tengah masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta membawa pulang pengalaman, pengetahuan, serta jejaring yang telah terbangun selama kegiatan untuk terus dikembangkan di daerah masing-masing.
Pada kesempatan itu, Frederick turut mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Menurutnya, penghargaan yang diterima diharapkan menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi.
Sementara bagi peserta yang belum meraih hasil terbaik, ia meminta agar tetap bersemangat karena setiap inovasi yang dihasilkan merupakan kontribusi berharga bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Frederick kembali menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, panitia pelaksana, sponsor, dunia usaha, perguruan tinggi, instansi vertikal, perbankan, para inovator, pelaku UMKM, serta seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Barat yang telah mendukung suksesnya Gelar TTG XII Tahun 2026. (*)
Editor : Ery Supriyadi