Wujudkan Generasi Unggul, Pemkab Kutai Barat Gelar Festival Hari Anak Nasional PAUD 2026

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:40 WIB
GENERASI UNGGUL: Gelaran festival hari anak nasional PAUD 2026 di Kutai Barat.
GENERASI UNGGUL: Gelaran festival hari anak nasional PAUD 2026 di Kutai Barat.

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) sukses menggelar Festival Hari Anak Nasional (HAN) Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2026.

Berlangsung meriah di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar (TBS) pada Sabtu (25/7/2026), kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak usia dini.

​Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", festival ini diikuti oleh sekitar 160 peserta didik PAUD yang merupakan perwakilan dari 16 kecamatan se-Kabupaten Kutai Barat. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian utama peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di tingkat kabupaten.

Baca Juga: BRI Resmikan Branch Office Samarinda Pelita, Perkuat Layanan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur

​Penyelenggaraan festival ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin. Kehadiran beliau didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pokja Bunda PAUD Kabupaten dan Kecamatan, pimpinan Bank Kaltimtara selaku sponsor utama kegiatan, para kepala satuan PAUD, guru pendamping, orang tua, serta antusiasme para peserta.

​Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kutai Barat Maria Christina memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.

​"Apresiasi patut saya sampaikan karena peringatan Hari Anak Nasional ini dikemas tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang atraktif dan menarik. Melalui lomba-lomba yang dilaksanakan, anak-aruk didorong dan distimulasi untuk menjadi pribadi yang cerdas, komunikatif, dan ekspresif," ungkap Maria Christina.

Baca Juga: Siasati Paparan Layar pada Anak, Orang Tua Perlu Perketat Kontrol Layar Digital

​Ia menegaskan bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang optimal anak.

Maria Christina juga berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan gerakan berkelanjutan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.​

​Sementara itu, Ketua Panitia Festival Hari Anak Nasional Jenjang PAUD Kutai Barat Tahun 2026, Seriwahyuni, menjelaskan bahwa festival ini dirancang khusus untuk memberi ruang bagi anak-anak mengeksplorasi potensi diri. Berbagai perlombaan disesuaikan secara cermat dengan tahapan perkembangan motorik dan kognitif usia dini.

​Adapun delapan cabang lomba yang dipertandingkan dalam festival tersebut meliputi, Lomba Mewarnai, ​Fashion Show Pakaian Adat Nusantara, Lomba Menyanyi, Membaca Puisi, Menyusun Puzzle, Mendongeng, Memindahkan Bola, Estafet Bola. 

​Melalui penyelenggaraan Festival Hari Anak Nasional Jenjang PAUD Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menaruh harapan besar agar sinergi antara pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat semakin erat terjalin dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.

​Dengan dukungan penuh seluruh pihak, anak-anak di Kutai Barat diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, percaya diri, berkarakter, serta siap mengemban estafet pembangunan daerah di masa depan. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Pendidikan Kutai Barat festival hari anak nasional Pemkab Kutai Barat Kutai Barat hari anak nasional