KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Perbaikan ruas Jalan Trans Kalimantan di segmen Sp Belusuh–Mentiwan terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah titik yang sebelumnya mengalami kerusakan parah kini telah diperbaiki melalui semenisasi dan pengaspalan sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan.
Beberapa lokasi yang semula menjadi keluhan masyarakat kini sudah jauh lebih baik. Perbaikan dilakukan di kawasan Tanjakan Sungai Pesikng, depan Kantor UT, sekitar Jembatan GBU, hingga Tanjakan Kinong.
Kemajuan pembangunan tersebut disambut baik masyarakat karena jalur itu menjadi akses utama yang menopang aktivitas harian maupun distribusi ekonomi.
Baca Juga: Kejari Baru Resmi Dibentuk Prabowo Subianto, Ini Daftarnya!
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kalimantan Timur Satker 1.8, Andi Muhammad Ruli Akib, menjelaskan preservasi jalan dilakukan melalui kombinasi perkerasan beton dan pengaspalan.
"Langkah penanganan ini diambil untuk memastikan daya tahan struktur jalan terhadap beban kendaraan sekaligus menyesuaikan dengan kondisi kontur medan di lapangan," ujarnya, Senin (27/7).
Selain memperbaiki badan jalan, kontraktor pelaksana PT Brahmakerta Adiwira juga mempercepat pembangunan box culvert drain di sejumlah titik. Infrastruktur drainase tersebut dibangun untuk memperlancar aliran air sekaligus mencegah genangan yang berpotensi merusak konstruksi jalan.
Sebagai bagian dari program penanganan lanjutan, pekerjaan pengaspalan kini mulai menyasar kawasan Kampung Keay. Tim teknis secara bertahap mengerjakan sejumlah titik guna memastikan kualitas infrastruktur merata di sepanjang ruas Sp Belusuh–Mentiwan.
Baca Juga: Kabar Duka! Bachtiar Aly, Mantan Dubes RI untuk Mesir Meninggal Dunia
Dengan progres yang terus berjalan, diharapkan konektivitas di ruas Jalan Trans Kalimantan semakin baik sehingga mampu meningkatkan keselamatan, kelancaran mobilitas masyarakat, dan distribusi logistik di wilayah Kutai Barat. (*)
Editor : Ery Supriyadi