SENDAWAR— Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memperkuat arah pembangunan yang berfokus pada keseimbangan ekologis dan peningkatan kesejahteraan warga. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Frederick Edwin saat menghadiri penanaman bibit pohon aren bersama World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia di Kecamatan Penyinggahan, Kamis (30/7/26).
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memperkuat pembangunan yang berorientasi pada keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan bahwa pengembangan tanaman aren menjadi salah satu solusi dalam menciptakan sumber ekonomi alternatif bagi masyarakat, khususnya di Kampung Minta dan Kampung Loa Deras yang selama ini sebagian besar menggantungkan mata pencaharian sebagai nelayan.
Keberadaan komoditas aren tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan. Pengembangan tanaman tersebut menjadi bentuk usaha produktif yang mampu berjalan berdampingan dengan upaya menjaga habitat Pesut Mahakam dan kelestarian kawasan gambut.
Kedua kampung tersebut dipilih karena memiliki nilai strategis sebagai kawasan habitat Pesut Mahakam sekaligus bagian dari Kawasan Hidrologis Gambut. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi masyarakat harus dilakukan melalui pendekatan yang tetap menjaga keberlangsungan fungsi ekologis kawasan.
Melalui kegiatan penanaman bibit aren ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap masyarakat memperoleh manfaat jangka panjang berupa peningkatan pendapatan, terbukanya peluang usaha baru berbasis hasil tanaman aren, serta semakin tumbuhnya kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Frederick Edwin juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah daerah, WWF Indonesia, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyampaikan penghargaan kepada WWF Indonesia atas komitmennya mendampingi masyarakat dalam pengembangan komoditas aren yang ramah lingkungan.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan penanaman bibit pohon aren.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam membangun ekonomi hijau berbasis potensi lokal, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan sebagai bagian dari visi mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat. (*)
Editor : Ismet Rifani