Gunung Odang Diperkuat Beton FS45, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 09:36 WIB
Pengecoran rigid pavement FS45 dilakukan di tanjakan Gunung Odang untuk meningkatkan keselamatan dan kemantapan ruas Sp Blusuh–Batas Kalteng
Pengecoran rigid pavement FS45 dilakukan di tanjakan Gunung Odang untuk meningkatkan keselamatan dan kemantapan ruas Sp Belusuh–Batas Kalteng

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Upaya meningkatkan kualitas jalan nasional terus dilakukan di ruas Sp Belusuh–Batas Kalimantan Tengah. Salah satu pekerjaan yang kini dikebut ialah pengecoran rigid pavement mutu FS45 di Segmen Gunung Odang, tepatnya STA 11+000 hingga STA 11+250 sisi kanan.

Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari paket preservasi jalan yang ditujukan untuk meningkatkan kemantapan ruas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.9 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Joko Sidik, mengatakan Segmen Gunung Odang menjadi salah satu titik paling kritis di sepanjang ruas tersebut.

Baca Juga: Casemiro Resmi Gabung Inter Miami, Tegaskan Ambisi Juara Belum Padam

Menurutnya, karakteristik jalan yang didominasi tanjakan curam dan tikungan tajam membutuhkan konstruksi perkerasan dengan kekuatan tinggi agar mampu menahan beban kendaraan berat sekaligus meningkatkan aspek keselamatan.

"Karena itu, rigid pavement mutu FS45 dipilih sebagai solusi untuk meningkatkan kapasitas struktur jalan sehingga mampu memberikan performa yang lebih baik terhadap beban lalu lintas berat serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan," jelasnya, Jumat (31/7).

Joko menambahkan, penggunaan perkerasan beton memang lazim diterapkan pada ruas jalan dengan volume kendaraan berat dan kondisi geometrik yang menantang. Material tersebut dinilai memiliki ketahanan lebih baik serta umur layanan yang lebih panjang dibandingkan konstruksi lainnya.

Selama proses pengerjaan, setiap tahapan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, mulai dari persiapan lapangan, pengendalian mutu material, proses pengecoran, hingga perawatan beton (curing).

Selain itu, pelaksanaan pekerjaan juga disertai pengaturan lalu lintas dan penerapan standar keselamatan kerja agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar selama proyek berlangsung.

Melalui penanganan di Segmen Gunung Odang, kondisi tanjakan ekstrem diharapkan menjadi lebih andal, meningkatkan kenyamanan berkendara, serta mengurangi potensi kerusakan perkerasan yang dapat mengganggu arus lalu lintas di masa mendatang.

Baca Juga: Antisipasi Dampak El Nino 2026, Polres dan DLH PPU Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla

Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan jalan nasional yang mantap, aman, dan berkelanjutan guna mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. (*)

Editor : Ery Supriyadi
rigid pavement FS45 BBPJN Kaltim Gunung Odang jalan nasional Sp Belusuh hingga Batas Kalteng