SENDAWAR – Enam tim pelajar dari lima sekolah menengah di Kutai Barat menunjukkan kemampuan terbaik dalam lomba pengibaran bendera Merah Putih di Alun-Alun ITHO Sendawar, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diinisiasi Duta Pancasila Kutai Barat dengan pendampingan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Barat.
Lima sekolah yang ambil bagian yakni SMAN 1 Jempang, SMKN 1 Linggang Bigung, SMAN 1 Sendawar, SMKN 1 Sendawar, serta dua tim dari SMAN 2 Sendawar.
Para peserta beradu ketangkasan, presisi dan kekompakan dalam menampilkan formasi pengibaran bendera di hadapan juri dan masyarakat.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan Kesbangpol Kutai Barat, Ramadan, mengatakan kegiatan tersebut sepenuhnya diinisiasi Duta Pancasila. Kesbangpol berperan sebagai pembina dan pendamping selama proses persiapan hingga pelaksanaan.
Baca Juga: Trauma Healing Polres Kubar Pulihkan Keceriaan Anak Korban Longsor Muara Bunyut
“Ini menjadi wadah bagi Duta Pancasila untuk belajar berorganisasi dan berkoordinasi,” ujar Ramadan.
10 Kriteria Jadi Penentu
Persaingan dalam lomba tersebut berlangsung ketat. Penilaian dilakukan berdasarkan 10 kriteria utama yang mencakup aspek teknis hingga kepemimpinan pasukan.
Juri menilai ketepatan formasi, kerapian saf dan banjar, kekompakan gerakan, transisi perpindahan formasi, penguasaan lapangan, disiplin dan sikap pasukan.
Selain itu, teknik pengibaran bendera, ketelitian dan kehormatan, ketegasan serta kejelasan aba-aba, hingga kepemimpinan dan kewibawaan komandan pasukan turut menjadi aspek penilaian.
Setiap tim dituntut mampu menunjukkan koordinasi yang solid sekaligus menjaga ketepatan setiap gerakan selama menjalankan rangkaian pengibaran bendera.
SMAN 2 Sendawar Borong Dua Gelar
Hasil perlombaan menempatkan SMAN 2 Sendawar sebagai sekolah paling dominan tahun ini.
Dua tim yang dikirimkan sekolah tersebut berhasil meraih Juara I dan Juara III.
Sementara itu, SMAN 1 Jempang, yang merupakan juara bertahan pada tahun sebelumnya, harus puas menempati Juara II.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan persaingan antarsekolah dalam kegiatan pengibaran bendera di Kutai Barat semakin kompetitif.
Selain menjadi ajang menguji keterampilan baris-berbaris dan pengibaran bendera, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk membangun disiplin, kepemimpinan, kekompakan serta semangat kebangsaan.
Editor : Muhammad Ridhuan