Pemkab Kubar Dorong Pola Makan B2SA untuk Tingkatkan Gizi dan Kualitas SDM

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:28 WIB
SOSIALISASI: Sosialisasi Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kubar terkait pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
SOSIALISASI: Sosialisasi Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kubar terkait pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Edukasi tersebut terutama menyasar orang tua sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dari lingkungan keluarga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kubar, Rion, mengatakan pemenuhan kebutuhan gizi anak harus dimulai dari rumah. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan konsumsi pangan sehat sejak usia dini.

“Kalau ingat anak, kita akan ingat bagaimana makanan yang baik, makanan bergizi dan makanan sehat. Beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” ujar Rion, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Tim Kompolnas Award 2026 Tiba di Kubar, Bupati dan Wabup Tegaskan Sinergi Antarlembaga

Menurutnya, penerapan pola konsumsi B2SA tidak harus dilakukan dengan cara yang mahal. Masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menghasilkan sebagian kebutuhan pangan keluarga.

Pekarangan Bisa Jadi Sumber Pangan Keluarga

Rion mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah, termasuk lahan terbatas di teras.

Tanaman pangan dapat ditanam menggunakan pot, polybag maupun wadah sederhana yang dibuat dari papan dan diisi tanah.

“Tanaman nanti bisa dibuat di dalam pot atau polybag. Bisa juga dibuat di depan teras dengan menggunakan cetakan atau papan, kemudian diisi tanah,” ungkapnya.

Dinas Ketahanan Pangan Kubar juga membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan bibit maupun media tanam untuk berkoordinasi dengan instansi terkait.

Selain itu, masyarakat didorong memanfaatkan sumber pendanaan alternatif untuk mendukung kegiatan produktif. Salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor perbankan.

Rion menyebut masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mekanisme mengakses program CSR yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan di lingkungan mereka.

Perkuat Edukasi Gizi di Tingkat Keluarga

Menurut Rion, perhatian terhadap asupan pangan anak tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik. Pola makan yang baik juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan kecerdasan dan kualitas anak.

Karena itu, edukasi mengenai pangan bergizi perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga dan kader masyarakat.

Dinas Ketahanan Pangan Kubar menggandeng Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat untuk memperluas sosialisasi dan pendampingan terkait pemenuhan gizi hingga tingkat kecamatan dan kampung, termasuk Kecamatan Penyinggahan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapat ruang konsultasi mengenai kebutuhan gizi. Dinas Ketahanan Pangan menghadirkan Kepala Bidang terkait, Rahel, yang memiliki latar belakang kesehatan dan keahlian di bidang gizi.

Kolaborasi tersebut diharapkan membuat edukasi pangan sehat tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkab Kubar menargetkan sinergi pemerintah, pemerintah kampung, kader PKK dan keluarga dapat memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat dan cerdas.

 

Editor : Muhammad Ridhuan
B2SA Kutai Barat gizi anak Kubar pangan bergizi Kutai Barat Dinas Ketahanan Pangan Kubar ketahanan pangan Kubar