KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 yang berlangsung khidmat di Masjid Al-A’raaf, Pondok Pesantren Hidayatullah Melak, Kamis (13/8).
Dalam kesempatan tersebut, Nanang menyampaikan apresiasi kepada DPD Hidayatullah Kutai Barat atas konsistensinya menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurut Nanang, Hidayatullah merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam bidang dakwah, pendidikan Islam, serta pembinaan akhlak generasi muda.
Baca Juga: Surplus Dagang Kaltim Capai USD973 Juta, Nonmigas Jadi Penopang Utama
Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut penting bagi umat Islam untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Nanang mengajak seluruh keluarga besar Hidayatullah dan masyarakat Kutai Barat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.
"Sikap saling menghormati dan hidup rukun merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga suasana daerah agar tetap aman, damai, dan harmonis," tegas Nanang.
Dalam arahannya, Nanang turut menekankan pentingnya memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan yang berlandaskan iman dan takwa.
Ia menilai pendidikan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Hidayatullah turut membantu pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki budi pekerti dan akhlak yang luhur.
Baca Juga: Tabungan Korporasi Kaltim Tumbuh 27,08 Persen, Sinyal Aktivitas Usaha Menguat
Menutup rangkaian kegiatan, Nanang mengajak seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan sinergi yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen membangun komunikasi dan memperkuat kemitraan dengan berbagai lembaga keagamaan demi menciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif. Dengan demikian, roda pembangunan daerah dapat berjalan dengan lancar.
Peringatan Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, pihak pondok pesantren, dan seluruh lapisan masyarakat Kutai Barat. (*)
Editor : Ery Supriyadi